Widia, Widia (2025) Studi Meme Hadis terhadap Akun Instagram @haditsapp. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
Cover-daftar isi widia.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (bab 1)
Bab 1.pdf - Published Version Download (402kB) |
|
|
Text (bab 3)
Bab 3.pdf - Published Version Download (356kB) |
|
|
Text (bab 5-dapus)
Bab 5-daftar pustaka.pdf - Published Version Download (448kB) |
|
|
Text (fulltext)
Skripsi full teks widia.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas mengkaji meme hadis dalam akun Instagram @Haditsapp dengan fokus pada kritik sanad dan analisis struktur penyajiannya. Di era digital, media sosial seperti Instagram menjadi lahan subur penyebaran konten keagamaan, termasuk hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode studi kepustakaan dengan objek utama berupa 33 meme hadis yang diunggah antara Januari hingga Oktober 2024 dan peneliti memilih meme-meme hadis tersebut karena memiliki lebih dari 100 like. Untuk menelusuri keaslian hadis, dilakukan kritik sanad dengan merujuk pada Kutub al-Tis’ah dan kitab rijal al-hadis. Selain itu, analisis struktur meme dilakukan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce melalui tiga elemen utama, yaitu sign (tanda), object (objek), dan interpretant (penafsir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pola pengutipan hadis pada meme, yaitu meme hadis dengan matan, sahabat periwayat, dan mukharrij; hadis dengan matan, tabi’in, dan mukharrij; matan dan mukharrij tanpa sanad; dan hadis dengan potongan matan dan mukharrij tanpa sanad. Dari sisi visual, tidak semua meme memuat 3 tanda secara lengkap, bahkan ditemukan beberapa meme yang gambar visualnya tidak selaras dengan isi hadis. Dari kritik sanad 33 hadis, 11 hadis bersumber dari Shahihain, sedangkan 22 berasal dari selain Shahihain. Adapun perinciannya yaitu 31 hadis sahih (Shahih al-Bukhari 5 hadis, Shahih Muslim 6 hadis, Sunan al-Tirmidzi 5 hadis, Sunan Abu Dawud 6 hadis, Sunan Ibn Majah 2 hadis, Musnad Ahmad 3 hadis, Sunan al-Darimi 3 hadis, Muwatha’ Malik 1 hadis) dan 2 hadis dhaif (Sunan al-Tirmidzi 1 hadis dan Sunan Ibn Majah 1 hadis). Selain itu, terdapat 2 hadis yang tidak sumber aslinya dengan yang disebutkan dalam postingan, yaitu 1 hadis yang seharusnya merupakan hadis yang diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud no. 4419, namun di posting-an diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari no. 4419. Kemudian 1 hadis lainnya seharusnya diriwayatkan dalam Musnad Ahmad no. 1946, namun di posting-an diriwayatkan dalam Sunan Ibn Majah no. 1915. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, Penulis menemukan bahwa kesalahan terjadi karena kurangnya ketelitian admin dalam mem-posting, bukan kesalahan yang terdapat dalam aplikasi Ensiklopedi Hadis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kritik sanad, meme hadis, @Haditsapp, semiotika Peirce |
| Subjects: | Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 12 Sep 2025 02:03 |
| Last Modified: | 12 Sep 2025 02:03 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
