Perilaku Menyimpang Remaja dari Keluarga Broken Home dan Upaya Mengatasinya di Panti Asuhan Nurul Hikmah Sungai Sapih Kota Padang

Handayani, Fitri (2025) Perilaku Menyimpang Remaja dari Keluarga Broken Home dan Upaya Mengatasinya di Panti Asuhan Nurul Hikmah Sungai Sapih Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text
Cover-Daftar Isi Fitri.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text
Text (Skripsi BAB I Fitri Handayani).pdf - Published Version

Download (374kB)
[img] Text
Text (Skripsi BAB III Fitri Handayani).pdf - Published Version

Download (303kB)
[img] Text
Text (Skripsi BAB V-DAFTAR PUSTAKA Fitri Handayani).pdf - Published Version

Download (331kB)
[img] Text
Text (Skripsi FullText Fitri Handayani).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Remaja broken home yang tinggal di panti asuhan, banyak dari mereka yang menunjukkan perilaku menyimpang, seperti: kurang disiplin, sulit bergaul dan suka berbohong. Kondisi ini menarik untuk diteliti karena panti asuhan berperan penting dalam membina dan mengarahkan anak-anak asuh agar tidak semakin terjerumus dalam penyimpangan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perilaku menyimpang remaja dari keluarga broken home dan upaya mengatasinya dalam bentuk pengentasan serta pemeliharan dan pemgembangan di panti asuhan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian terdiri dari 1 orang ketua yayasan, 2 orang pengasuh dan 7 orang anak asuh di Panti Asuhan Nurul Hikmah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk perilaku menyimpang yang muncul antara lain adalah ketidakdisiplinan seperti malas sholat dan tidak bertanggung jawab. Kebohongan, seperti: sudah mngerjakan tugas padahal belum, beralasan sakit ketika ada kegiatan panti. Berkata kasar seperti: Menggunakan kata-kata kotor atau mengejek teman. 2) Upaya pengentasan dilakukan melalui pendekatan yang bersifat mendidik, bukan menghukum. Strategi yang ditempuh antara lain melalui konseling pribadi, yaitu: sebagian besar anak dipanggil, diajak berbicara, serta dinasihati untuk memahami kesalahannya. Sebagian kecil yaitu pemberian tanggung jawab kecil seperti menyusun daftar piket agar anak belajar disiplin., serta kegiatan pembinaan keagamaan dengan mendatangkan ustadz dan ustadzah setiap satu kali satu bulan. 3) Upaya dalam bentuk pemeliharaan dan pengembangan diwujudkan dalam berbagai kegiatan positif yang terstruktur. Kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, mengaji, dan wirid berfungsi menanamkan nilai spiritual dan kedisiplinan. Kegiatan seni seperti qasidah rebana, serta olahraga seperti badminton dan senam, menjadi sarana penyaluran energi positif, memperkuat kebersamaan, dan membangun kerjasama sosial. Kata Kunci: Remaja, Perilaku Menyimpang, Broken Home, Panti

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: remaja, perilaku menyimpang, broken home, panti asuhan
Subjects: U Umum (General)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 09 Sep 2025 15:33
Last Modified: 09 Sep 2025 15:33
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31133

Actions (login required)

View Item View Item