Noviardi, Adri (2025) Metode Dakwah Dalan Al-Qur'an (Studi Analisis Dakwah Dengan Humor Menurut Mufassir Kontemporer). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
![]() | There is a more recent version of this item available. |
|
Text (cover-daftar isi)
cover - daftar isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (bab 1)
bab 1.pdf - Published Version Download (514kB) |
|
|
Text (bab 3)
bab 3.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (bab 5)
bab 5.pdf - Published Version Download (441kB) |
|
|
Text (ful text)
ful text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (16MB) |
Abstract
Saat ini terdapat ragam metode para da’i dalam berdakwah agar masyarakat dapat menerima seruannya. Metode-metode tersebut dilakukan dengan cara yang lebih unik dan menarik agar ajakan lebih persuasif diterima. Salah satu metode tersebut adalah memasukkan humor. Namun, humor pada fenomena saat ini tidak sepenuhnya dilakukan dengan standar-standar etika yang ada dalam berdakwah. Terdapat berbagai sudut pandang akan etika tersebut. Oleh karena itu, perlu pengkajian eksplisit terkait humor dalam dakwah ini menurut perspektif para mufassr untuk mengulas pandangan al-Qur’an melalui pemikiran mereka. Spesifiknya para ulama kontemporer, Quraish Shihab, Buya Hamka, Hasbi Ash-Shiddieqy, dan Bisri Mustofa yang sama-sama menggunakan metode tahlili, dan coraknya adabi ijtima’i. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengulas pandangan para mufassir Quraish Shihab, Buya Hamka, Hasbi Ash-Shiddieqy, dan Bisri Mustofa terkait humor dalam dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan metode analisis dilakukan dengan metode analisis isi konten yang diikuti dengan metode muqarram. Sumber penelitian ini adalah ayat-ayat relevan yang mengkaji metode dakwah dalam al-Qur’an berdasarkan kitab al-Misbah karya Quraish Shihab, al-Azhar karya Buya Hamka, al-Nur karya Hasbi Ash-Shiddiqy, dan al-Ibriz karya Bisri Mustofa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan pandangan beberapa mufassir kontemporer, spesifiknya Quraish Shihab, Buya Hamka, Hasbi Ash-Shiddieqy, dan Bisri Mustofa, terdapat beberapa metode dakwah yang di dalamnya merupakan wadah untuk menerapkan dakwah dengan humor. Di antaranya dalam metode Tabligh (menyampaikan), Amar Ma’ruh Nahi Munkar (menyuruh pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran), Mauidzah Hasanah (nasihat/pengajaran yang baik), serta Tabsyir dan Tandzir (kabar gembira dan peringatan).Keempat mufassir memiliki persamaan pokok pemikiran terkait dakwah dalam humor bahwa humor boleh dilakukan dalam dakwah jika hanya sebagai alat bantu dakwah, memenuhi nilai etis, dan selaras dengan prinsip-prinsip dalam metode dasar dakwah. Adapun perbedaan pandangan mereka hanya dalam karakter penafsiran dan target audiennya. Quraish Shihab dan Hasbi Ash-Shiddieqy lebih implisit dan menetapkan batasan yang lebih konkrit dalam humor, Buya Hamka lebih memaparkan hal praktis, dan Bisri Mustofa sangat eksplisit mengemukakan bahwa dalam dakwah mesti disertai dengan cerita dan guyonan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dakwah, humor, mufassir kontemporer |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 08:25 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 08:25 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30982 |
Available Versions of this Item
- Metode Dakwah Dalan Al-Qur'an (Studi Analisis Dakwah Dengan Humor Menurut Mufassir Kontemporer). (deposited 08 Sep 2025 08:25) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |

