Teuku, Naldi (2025) Problematika Keterlambatan Perkawinan Masyarakat Kecamatan Simeulue Barat Provinsi Aceh. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan daftar isi)
T Naldi Abdullah_2220040035_PASCA_Cover Dll.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
T Naldi Abdullah_2220040035_PASCA_BAB I.pdf - Published Version Download (486kB) |
|
|
Text (BAB III)
T Naldi Abdullah_2220040035_PASCA_BAB III.pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (BAB V dan DAFTAR PUSTAKA)
T Naldi Abdullah_2220040035_PASCA_BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (322kB) |
|
|
Text (TESIS FULL TEXT)
T Naldi Abdullah_2220040035_PASCA_Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Problematika Keterlambatan Perkawinan pada Masyarakat Kecamatan Simeulue Barat Provinsi Aceh Perkawinan dalam masyarakat adalah salah satu tonggak kehidupan yang dianggap penting dan merupakan bagian dari siklus kehidupan manusia, seseorang yang memilih untuk tidak melaksanakan perkawinan sering kali menghadapi tekanan sosial, karena dianggap tidak melanjutkan tradisi atau kewajiban untuk menjaga keberlangsungan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika keterlambatan perkawinan pada masyarakat di kecamatan simeulue barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif, dengan teknik pengolahan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, pertama, individu yang sudah berusia 31 tahun keatas belum menikah, pihak keluarga, tokoh masyarakat, serta pihak yang berwenang, untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai problematika keterlambatan perkawinan pada masyarakat kecamatan simeulue barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan perkawinan pada masyarakat di kecamatan simeulue barat disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait diantaranya: pertama faktor orang tua, kedua faktor mahar , ketiga faktor ekonomi, keempat faktor kesenjangan pendidikan dan pekerjaan, kelima faktor pilih-pilih pasangan dan faktor trauma ditinggal menikah Penelitian ini juga menemukan dampak yang disebabkan keterlambatan perkawinan pada masyarakat kecamatan simeulue barat diantaranya: dampak biologis, psikologis, serta sosial. Keluarga mempunyai peran yang sangat besar dalam mendukung serta memberikan solusi terhadap anak anggota keluarga yang sudah berusia di ats 31 tahun yang belum menikah, diantaranya keluarga memiliki peran untuk memberikan dukungan secara moral materil serta memberikan dukungan fasilitas dalam membantu mengatasi keterlambatan perkawinan yang dialami oleh anggota keluarganya. Peneliti merekomendasikan sejumlah langkah yang dapat diambil untuk mengatasi problematika keterlambatan perkawinan pada masyarakat kecamatan simeulue barat. Pertama keluarga harus berperan aktif dalam memberikan dukungan terhadap anggota keluarganya yang belum menikah baik dari segi moral maupun materil. Kedua penyuluhan dan sosialisasi yang intens melalui kegiatan formal maupun kegiatan penyuluhan berbasis komunitas. Ketiga pemerintah juga perlu meningkatkan aksesibilitas dan fasilitas, seperti pelatihan terkait perkawinan dan peningkatan keterampilan hidup yang dapat meningkatkan peluang ekonomi masyarakat. Penelitian ini secara keseluruhan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai masalah keterlambatan perkawinan dan dampaknya, serta mengusulkan pendekatan yang komprehensif untuk membantu masyarakat mengatasi masalah tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Problematika, Keterlambatan, Perkawinan, Masyarakat. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Pernikahan, Perkawinan Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Ilmu Hukum |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 11 Sep 2025 00:31 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 08:31 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30799 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
