Larangan Tinggal Serumah Setelah Akad Nikah (Studi Kasus Aturan Adat di Kenagarian Surian)

Azizah, Nurul (2025) Larangan Tinggal Serumah Setelah Akad Nikah (Studi Kasus Aturan Adat di Kenagarian Surian). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
NURUL AZIZAH_1813010029_Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (660kB)
[img] Text (Bab I)
NURUL AZIZAH_1813010029_BAB I.pdf - Published Version

Download (424kB)
[img] Text (Bab III)
NURUL AZIZAH_1813010029_BAB III.pdf - Published Version

Download (306kB)
[img] Text (Bab V)
NURUL AZIZAH_1813010029_BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (184kB)
[img] Text (Full Text)
NURUL AZIZAH_1813010029_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini adalah Hukum Islam yang bertentangan dengan Hukum Adat yang ada di Kenagarian Surian dimana menurut Hukum Islam apabila sudah terjadinya akad dalam penikahan maka sudah dikatakan sah sebagai suami dan istri tetapi dalam Hukum Adat yang ada di Kenagarian Surian ini belum bisa dikatakan sah sebelum terjadinya walimatul al-‘ursy atau pesta pernikahan. Adapun pertanyaan penelitiannya adalah: (1) alasan dilarangnya pasangan suami istri larangan tinggal serumah setalah akad nikah di Kenagarian Surian. (2) pandangan tokoh masyarakat terhadap larangan tinggal serumah setalah akad nikah di Kenagarian Surian. (3) tinjauan Hukum Islam terhadap larangan tinggal serumah setalah akad nikah di Kenagarian Surian. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif atau wawancara langsung kepada Pasangan suami istri, ninik mamak, tokoh adat dan tokoh agama. Penulis menggunakan penelitian lapangan. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara langsung dengan pasangan suami istri, orang tua kedua bela pihak, tokoh adat, dan tokoh masyarakat serta. Kemudian merujuk pada buku-buku dan jurnal yang membahas mengenai larangan tinggal serumah. Temuan dalam penelitian ini adalah (1) pasangan yang telah melaksanakan akad nikah dilarang tinggal serumah sebelum pelaksanaan baralek (resepsi pernikahan) atau prosesi adat lainnya yang menandai awal hidup bersama secara resmi, selama pernikahan dilakukan di wilayah adat Surian. Pelanggaran larangan ini akan mendapatkan teguran adat, dan dalam kasus tertentu menimbulkan sanksi sosial berupa cibiran, pengucilan, atau pembicaraan negatif di tengah masyarakat. (2) menjaga kesopanan dan martabat keluarga di hadapan masyarakat, menghindari fitnah terkait hubungan suami istri sebelum disahkan adat melalui acara baralek, mempertahankan warisan budaya dan adat Minangkabau, di mana proses pernikahan dianggap belum sempurna tanpa penyelesaian seluruh prosesi adat, sebagai bentuk penghormatan kepada kedua belah pihak keluarga, agar semua tahapan pernikahan diselesaikan secara tertib.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Akad Nikah, Aturan Adat
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 13:41
Last Modified: 07 Sep 2025 13:41
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30714

Actions (login required)

View Item View Item