Neli, Neli (2025) Otoritas Ninik Mamak Dalam Penyelenggaraan Walimatul ‘Urs Perspektif Maslahah (Studi Kasus Di Nagari Ladang Panjang Barat Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman). Skripsi thesis, Universitas Islam Negri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
coverr neli.pdf - Published Version Download (985kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I neli.pdf - Published Version Download (538kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III neli.pdf - Published Version Download (348kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V neli.pdf - Published Version Download (262kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
REVISI_AKHIR_NELI_.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran dan otoritas Ninik Mamak dalam pelaksanaan walimatul ‘urs (resepsi pernikahan) persfektif maslahah. Ninik Mamak sebagai tokoh adat Minangkabau berperan penting dalam mengatur, mengawasi, serta menetapkan aturan adat, termasuk dalam batasan pelaksanaan walimatul ‘urs, seperti aturan hiburan hingga pukul 24.00 WIB yang mengandung nilai kemaslahatan bagi masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) peran dan fungsi Ninik Mamak dalam penyelenggaraan walimatul ‘urs, (2) otoritas Ninik Mamak dalam pelaksanaannya, dan (3) analisis maslahah terhadap otoritas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dengan teknik wawancara terhadap tokoh adat serta pihak yang melanggar aturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ninik Mamak memiliki tiga peran pokok, yaitu memberikan izin pernikahan secara adat sebagai pengakuan sosial, menyelenggarakan pernikahan dengan jamuan sebagai pengikat hubungan sosial, serta bertanggung jawab dalam menjaga ketertiban dan menyelesaikan konflik. Otoritas Ninik Mamak mencakup kepemimpinan adat, pengaturan acara, permintaan restu, prosesi adat, penyelesaian konflik, serta musyawarah untuk menjaga keharmonisan. Ditinjau dari perspektif maslahah terhadap otoritas Ninik Mamak dalam penyelenggaraan walimatul ‘urs di Nagari Ladang Panjang Barat Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman, otoritas Ninik Mamak Dalam membatasi waktu pesta sampai pukul 24. 00 wib itu termasuk maslahah muqtabarah, oleh karena aturan adat ini tidak hanya sekedar norma adat, namun sesuai dengan konsep maslahah daruriyah menjaga lima hal yang telah di uraikan sebelumnya, aturan adat ini membuktikan bahwa adat Minangkabau dalam hal otoritas Ninik Mamak dalam membatasi waktu pesta sampai pukul 24.00 wib ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam justru memperkuat nya. Kata kunci : Otoritas, Walimatul ‘urs, Maslahah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Otoritas, Walimatul ‘urs, Maslahah. |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 12:57 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 12:57 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30615 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
