Status Talak dengan Pasangan Pertama Pasca Pernikahan dengan Pria dan Wanita Lain (Studi Kasus Di Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya)

Nadia Latifa, Nadia (2025) Status Talak dengan Pasangan Pertama Pasca Pernikahan dengan Pria dan Wanita Lain (Studi Kasus Di Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya). Skripsi thesis, Universitas Islam Negri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
cover nadia.pdf - Published Version

Download (833kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I nadia.pdf - Published Version

Download (361kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III nadia.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V nadia.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (FULL TEXT)
NADIA LATIFA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi karena adanya perbedaan pendapat tokoh agama dan tokoh adat di Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya terhadap penetapan status talak pasangan suami istri yang pernah melakukan pernikahan dengan orang lain pasca jatuh talak 2(dua). Adapun tujuan penelitian adalah : Pertama, untuk menganalisis pandangan tokoh agama dan tokoh adat di Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya tentang status talak dengan pasangan pertama setelah pernikahan dengan orang lain. Kedua, untuk menganalisis status talak dengan pasangan pertama setelah pernikahan dengan orang lain, menurut ulama fiqh. Adapun pertanyaan penelitian skripsi ini adalah Pertama, pandangan tokoh agama dan tokoh adat di Kenagarian Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya tentang status talak dengan pasangan pertama setelah pernikahan dengan pria dan wanita lain. Kedua, status talak dengan pasangan pertama setelah pernikahan dengan orang lain menurut ulama fiqh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan studi pustaka. Pengumpulan data skripsi ini dengan cara melakukan wawancara kepada tokoh agama, tokoh adat dan pasangan suami-istri. Kesimpulan skripsi ini adalah perbedaan pendapat antara tokoh agama dan tokoh adat tentang penetapan status talak, adapun tokoh agama menyatakan talak tersebut termasuk talak 3 karna dikenal dengan istilah “talak mananti”. Sedangkan, tokoh adat menyatakan talak tersebut termasuk talak satu, dan perbedaan pendapat antara ulama Hanafiyah yang menyatakan pernikahan baru menghapus talak yang sebelumnya jadi talak tersebut termasuk talak satu dan ulama Syafi’iyah menyatakan talak tersebut termasuk talak tiga”. Kata Kunci: Pernikahan, Talak, Fiqh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pernikahan, Talak, Fiqh.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 12:30
Last Modified: 07 Sep 2025 12:30
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30603

Actions (login required)

View Item View Item