Nasution, Yusfika Khairani (2025) Implementasi SEMA No. 3 Tahun 2015 terhadap Penambahan Nilai Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
Yusfika Khairani Nasution_2113010102_Cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
SKRIPSI_ Yusfika Khairani Nasution_BAB I.FIX.pdf - Published Version Download (827kB) |
|
|
Text (BAB III)
SKRIPSI_ Yusfika Khairani Nasution_BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V & DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI_ Yusfika Khairani Nasution_BAB V & DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (682kB) |
|
|
Text (fulltext)
Yusfika Khairani Nasution_2113010102_fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian di Sumatera Barat terutama di Pariaman yang berdampak langsung pada hak-hak anak termasuk kewajiban nafkah. Meskipun telah di atur dalam Undang-undang Perkawinan dan SEMA No. 3 Tahun 2015 mengenai kewajiban nafkah anak pasca perceraian, implementasinya di Pengadilan Agama Pariaman masih menghadapi berbagai tantangan seperti ketidakpatuhan mantan suami dan kurangnya kesadaran dari kedua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi SEMA No. 3 Tahun 2015 terhadap Penambahan Nilai Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Data yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1. Penyelesaian perkara nafkah anak di PA Pariaman dilakukan dalam bentuk permohonan yang tergabung bersamaan dengan permohonan cerai, prosesnya berupa mediasi penetapan hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian yang berfokuskan pada pemberian nafkah yang sesuai. 2. Faktor pendukung dan penghambat dari SEMA No. 3 Tahun 2015 di PA Pariaman, faktor pendukung hadirnya kedua pihak, kesadaran kedua pihak dalam nafkah anak dan faktor penghambat berupa suami tidak hadir dalam persidangan, istri tidak dapat memberikan keterangan tentang penghasilan suami dan suami tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan. 3. Analisis Hakim terhadap penerapan SEMA No. 3 Tahun 2015 di PA Pariaman yang menjadi pertimbangan utama dalam menerapkan SEMA berupa Pertama, kebutuhan anak berdasarkan usia, biaya pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya. Kedua, pekerjaan dan penghasilan ayah karena penghasilan ayah itu menjadi penentu dalam menetapkan besaran nafkah dan persentase kenaikan tahunan. Ketiga, keadilan dan kepatutan putusan yang tidak memberatkan salah satu pihak secara berlebihan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SEMA No. 3 Tahun 2015, Nafkah Anak, Perceraian, Pengadilan Agama Pariaman |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Pengadilan Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:00 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:00 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
