Meaning Of Life Perspektif Al-Qur'an Studi Analisis Tafsir Fi Zhilalil Qur'an

Rizola, Hadissa Aprita (2025) Meaning Of Life Perspektif Al-Qur'an Studi Analisis Tafsir Fi Zhilalil Qur'an. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
HALAMAN DEPAN SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (554kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1 SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (361kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (FULL TEXT)
FULL SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keadaan era modern saat ini yang banyak manusia kehilangan arah dalam menentukan makna dan tujuan hidupnya. Melemahnya penghayatan terhadap ajaran agama, lunturnya nilai tradisional, serta dominasi pemikiran rasional menyebabkan krisis eksistensial yang berdampak pada kebingungan hidup, baik secara pribadi maupun sosial. Kehidupan sering dimaknai secara sempit hanya dari aspek materi seperti harta, jabatan, dan kekuasaan. Akibatnya, banyak individu yang merasa hidupnya hampa, tidak cukup, dan gelisah, meskipun telah mencapai pencapaian duniawi. Kondisi ini menunjukkan adanya krisis makna hidup yang penting untuk dikaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna hidup dalam perspektif Al-Qur'an dengan menggunakan analisis terhadap tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Quthb. Fokus utamanya adalah bagaimana Sayyid Quthb menjelaskan arti dan tujuan hidup manusia berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka (library research), yang memakai pendekatan kualitatif yang bersifat menemukan teori. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan metode maudhu’i. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten untuk menelaah penafsiran Sayyid Quthb dalam kitab tafsir Fi Zhilalil Qur'an berdasarkan pendekatan teori menurut Bastaman sebagai kerangka analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Penafsiran Sayyid Quthb terhadap ayat-ayat meaning of life menegaskan bahwa hidup bermakna berawal dari niat ikhlas karena Allah dengan tujuan utama ibadah. Manusia memiliki potensi untuk memperbaiki diri dan masyarakat, yang bernilai jika dijalankan secara benar. Hidup bermakna dibangun atas asas kesuksesan berupa keteguhan dan kegigihan, mengikuti metode hidup yang lurus, serta memanfaatkan akal sebagai sarana memahami tanda-tanda Allah yang dipandu iman. Kebermaknaan juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial yang berlandaskan takwa. Seluruhnya berfondasi pada ibadah sebagai hubungan utama dengan Allah. Menurut Quthb, makna hidup tidak dicapai hanya dengan berpikir, tetapi melalui petunjuk Al-Qur’an, dengan menyadari tugas sebagai hamba Allah, bertanggung jawab pada sesama, dan menjaga alam. Dengan memadukan iman dan amal nyata, manusia dapat hidup sepenuhnya untuk Allah dan meraih makna hakiki. Kata Kunci: Meaning of life, Al-Qur’an, Tafsir Fi Zhilalil Qur'an

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Meaning of life, Al-Qur’an, Tafsir Fi Zhilalil Qur'an
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 08 Sep 2025 04:02
Last Modified: 08 Sep 2025 04:02
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29841

Actions (login required)

View Item View Item