Pertanggungjawaban Pidana Anak Pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Perspektif Maqashid Syariah

Putri, Yoca Sefila (2025) Pertanggungjawaban Pidana Anak Pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Perspektif Maqashid Syariah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVERRRR.pdf - Published Version

Download (671kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (421kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III (TIGA).docx.pdf - Published Version

Download (352kB)
[img] Text (BAB V - PUSTAKA)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (284kB)
[img] Text (FULL TEXT)
BAB I SAMPAI V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (906kB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adanya pembedaan pertanggungjawaban pidana anak sesuai dengan klasifikasi usia anak dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Undang-undang ini menetapkan batasan usia terkait pertanggungjawaban pidana, di mana anak yang berusia di bawah 12 tahun tidak akan dijatuhi hukuman penjara dan akan diberikan bimbingan oleh orang tua atau lembaga sosial. Untuk anak usia 12 hingga 14 tahun, mereka diberikan tindakan seperti pelatihan kerja, sedangkan anak yang berusia di atas 14 tahun dapat dikenakan penahanan dengan syarat tertentu. Adapun pertanyaan penelitian adalah apa latar belakang pembedaan batasan usia anak pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan bagaimana perspektif maqashid syari’ah terhadap perbedaan pertanggungjawaban pidana anak dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan melakukan studi literatur terhadap undang-undang dan sumber hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembedaan pertanggungjawaban pidana anak berdasarkan usia pada undang-undang ini didasarkan pada pertimbangan perkembangan psikologis, perlindungan anak serta efektivitas reintegrasi ke dalam masyarakat. Batasan umur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 sesuai dengan prinsip maqashid syari’ah yang menekankan pentingnya pendidikan, perlindungan, dan pemeliharaan anak dari risiko hukuman pidana yang bersifat represif. Pendekatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan anak secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab Pidana Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, Sistem Peradilan Pidana Anak, Perlindungan Anak, Maqashid Syariah
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 10:04
Last Modified: 07 Sep 2025 10:04
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29712

Actions (login required)

View Item View Item