Murni,, Yona Agustia (2025) Status Hukum Kesaksian Saksi Yang Bermusuhan Studi Komparatif Pendapat mazhab hanafi dan mazhab syafi'i. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
Yona Agustia Murni. NIM 2113020042. Cover- daftar isi (1).pdf - Published Version Download (901kB) |
|
|
Text (BAB I)
Yona Agustia Murni. NIM 2113020042. Bab I.pdf - Published Version Download (454kB) |
|
|
Text (BAB III)
Yona Agustia Murni. NIM 2113020042. Bab III.pdf - Published Version Download (522kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Yona Agustia Murni. NIM 2113020042. Bab V.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Yona Agustia Murni. NIM 2113020042. Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i tentang status hukum kesaksian saksi yang bermusuhan studi komparatif pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i. Mazhab Hanafi berpendapat bahwa menerima kesaksian dari seseorang yang bermusuhan sedangkan Mazhab Syafi’i menolak kesaksian seseorang yang bermusuhan. Adapun pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Apa penyebab perbedaan pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i mengenai status hukum kesaksian saksi yang bermusuhan? 2) Apa metode istinbath yang di gunakan Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafi’i mengenai status hukum kesaksian saksi yang bermusuhan? 3) Pendapat mana yang paling tarjih antara Mazhab Hanafi dengan Mazhab Syafi’i tentang status hukum kesaksian saksi yang bermusuhan? Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah kajian pustaka (library research). Sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder, sedangkan data dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data dari buku, referensi, dan lainnya. Analisisnya adalah dalam bentuk analisis komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1)Faktor penyebab perbedaan pendapat antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i tentang status hukum kesaksian saksi yang bermusuhan yaitu berbeda dalam memahami dalil dan hadis. Mazhab Hanafi bersumber Qs al-Baqarah ayat 143 (Qur’an, 2:143) , Surah Al-Ma'idah (5) ayat 8. Mazhab Syafi’i menggunakan dalil Qs al-Baqarah ayat 282, Qs an-Nisa ayat 135, hadist riwayat Imam Bukhari, dan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. 2). Adapun Metode istinbath yang di gunakan kedua mazhab adalah Mazhab Hanafi menggunakan al-Qur’an, qiyas, istihsan dan maqasid syari’ah sedangkan mazhab Syafi’i menggunakan penekanan kepada nash dan kejelasan syarat, prinsip kedilan dan kaidah ushul, qiyas . 3) Pendapat yang tarjih adalah pendapat Mazhab Syafi’i berdasarkan ayat al-Qur’an dan hadist yang pakai, secara tegas menolak dan tidak menerima saksi dari seseorang yang berada dalam keadaan musuhan terhadap orang lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Saksi, kesaksian, Bermusuhan, Mazhab Hanafi, Mazhab Syafi’i. |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Perbandingan Mazhab |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 06 Sep 2025 14:56 |
| Last Modified: | 06 Sep 2025 14:56 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
