Konsep Taubat dalam al-Qur'an (Studi Analisis Maqāṣidī)

Rasy Rahmania, Alfaatih (2025) Konsep Taubat dalam al-Qur'an (Studi Analisis Maqāṣidī). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
COVER-DAFTAR ISI (Rasy Rahmania Alfaatih).pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (454kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf

Download (472kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (267kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pemahaman umat yang cenderung memaknai taubat secara sempit sebagai ritual permohonan ampun semata, tanpa terlebih dahulu menelusuri dimensi taubat secara lebih luas dari sudut pandang al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana konsep taubat yang sebenarnya di dalam al-Qur’an serta berupaya untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan memaparkan tujuan al-Qur’an yang tersirat pada ayat-ayat taubat serta menganalisis tujuan syariat yang mendasari setiap tahapan taubat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Sumber data meliputi data primer berupa ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang taubat dan sejumlah kitab tafsir kontemporer seperti Tafsir al-Mishbah, Tafsir al-Munir, Tafsir al-Azhar serta buku metode Tafsir Maqāṣidī karya Wasfi ‘Asyur Abu Zayd (terjemahan Ulya Fikriyati) dan buku/artikel Abdul Mustaqim yang berkaitan dengan Tafsir Maqāṣidī. Adapun sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir, buku-buku, jurnal serta artikel-artikel terkait yang mendukung pembahasan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang taubat, dan menganalisis ayat-ayat tersebut menggunakan pendekatan Tafsir Maqāṣidī. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam al-Qur’an, ayat-ayat yang berbicara tentang taubat mengandung dimensi maqāṣid al-Qur’an yang lebih luas dan maqāṣid syariah yang lebih terperinci: Pertama, perintah taubat dalam al-Qur’an ditegaskan secara konsisten oleh mayoritas mufasir yakni sebuah proses perubahan berkelanjutan sebagai langkah besar umat dalam menciptakan kebaikan yang berlandaskan nilai-nilai al-Qur’an. Kedua, dimensi utama dari maqāṣid al-Qur’an yang terdapat pada ayat taubat adalah mewujudkan kebaikan dan menghindari kerusakan (jalb al-Maṣalih wa dar’ al-Mafāsid). Ketiga, mekanisme taubat yang dikehendaki oleh al-Qur’an adalah sebagai berikut: 1) penyesalan (an-Nadām) mendorong intropeksi diri demi memelihara agama, jiwa dan akal, 2) berhenti total (al-Iqlā’) aktif untuk mencegah terjadinya segala bentuk kerusakan, 3) tekad tidak mengulangi (al-‘Azam) berperan melatih stabilitas jiwa, menjaga agama dan melatih serta menjernihkan akal, puncaknya adalah pada tahap terakhir, 4) perbaikan (al-Iṣlāh) merupakan inti utama dari taubat yang secara langsung memulihkan hubungan vertikal dan horizontal dalam kehidupan seseorang. Keempat, konsep taubat dalam al-Qur’an bertujuan untuk meraih salah satu maqāṣid taubat dalam kajian tasawuf yang berkaitan erat dengan persoalan penyucian jiwa dan mengacu pada pembenahan diri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Maqāṣidī, taubat, al-Qur’an.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 06 Sep 2025 15:44
Last Modified: 06 Sep 2025 15:44
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29033

Actions (login required)

View Item View Item