Kurnia, Esa (2025) Konsep Ruang dan Waktu Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (848kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (380kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (352kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (310kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep ruang dan waktu dalam Al-Qur’an secara mendalam, terutama dalam kerangka penafsiran kontemporer. Salah satu tokoh mufasir modern yang memberikan perhatian besar terhadap isu ini adalah M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Quraish Shihab menafsirkan konsep ruang dan waktu dalam Tafsir al-Misbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis pemaknaan Quraish Shihab terhadap konsep ruang dan waktu, serta relevansinya dalam memahami pesan teologis, moral, dan spiritual yang dikandung Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Teknik analisis yang digunakan adalah content analysis (analisis isi), dengan sumber primer berupa Tafsir al-Misbah karya Quraish Shihab dan Al-Qur’an, serta sumber-sumber sekunder seperti kitab tafsir lain, buku ilmiah, jurnal, dan literatur yang relevan. Penelusuran ayat-ayat yang berkaitan dengan ruang dan waktu dibantu dengan kamus tematik dan indeks Al-Qur’an. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep ruang dan waktu dalam Tafsir al-Misbah tidak sekadar menjelaskan aspek fisik atau kronologis, melainkan juga mengandung pesan teologis dan refleksi moral yang mendalam. Beberapa ayat yang dianalisis meliputi QS. Al-Baqarah [2]: 259, QS. Al-Kahfi [18]: 25, QS. Al-Hajj [22]: 47, QS. Al-Ma’arij [70]: 4, dan QS. As-Sajdah [32]: 5. Quraish Shihab menafsirkan ruang dan waktu sebagai dimensi yang fleksibel dan tunduk kepada kehendak Tuhan, serta digunakan sebagai instrumen ilahi dalam membuktikan kekuasaan-Nya dan mendidik manusia dalam kesadaran spiritual. Dengan demikian, konsep ruang dan waktu dalam tafsir ini memiliki kontribusi penting dalam memperluas pemahaman keislaman yang kontekstual dan menyentuh dimensi eksistensial manusia. Kata Kunci: Ruang, Waktu, Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah, Ayat-Ayat Al-Qur’an, Pendekatan Kualitatif
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ruang, Waktu, Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah, Ayat-Ayat Al-Qur’an, Pendekatan Kualitatif |
| Subjects: | Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 06 Sep 2025 11:43 |
| Last Modified: | 06 Sep 2025 11:43 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
