Transaksi Bahan Bakar Minyak Bersubsidi Melalui QR Code dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di SPBU Alahan Panjang)

wahyu, nia yulira (2025) Transaksi Bahan Bakar Minyak Bersubsidi Melalui QR Code dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di SPBU Alahan Panjang). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER)
cover.pdf - Updated Version

Download (340kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (626kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (961kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Updated Version

Download (551kB)
[img] Text (FULL TEXT)
Nia Yulira Wahyu 2113040032.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “TRANSAKSI BAHAN BAKAR MINYAK BERSUBSIDI MELALUI QR CODE DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARI’AH (Studi Kasus di SPBU Alahan Panjang)” ditulis oleh: Nia Yulira Wahyu NIM 2113040032, Prodi Hukum Ekonomi Syariah UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya regulasi penerapan QR Code diberbagai SPBU. Namun, dalam implementasinya di lapangan masih ditemui sejumlah kendala seperti antrian panjang, keterbatasan akses teknologi oleh masyarakat perdesaan serta praktik penyalahgunaan QR Code hal itu di temukan di SPBU Alahan Panjang. Penelitian ini memiliki dua tujuan: Pertama, Menganalisis Pelaksanaan Penggunaan QR Code di SPBU Alahan Panjang. Kedua, Menganalisis Penerapan Regulasi BBM Bersubsidi Menggunakan QR Code dan Kesesuaiannya dengan Prinsip Etika Bisnis Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan atau field research yang bersifat kualitatif. Data primer diperoleh dengan cara wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan petugas SPBU, pengguna QR Code, pemilik pertamina. Observasi dilaksanakan untuk melihat dinamika transaksi BBM dengan QR Code di SPBU Alahan Panjang, penelitian ini menghasilkan dua temuan utama, yaitu: Pertama, pelaksanaan penerapan QR Code di SPBU Alahan Panjang pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam. Namun, ditemukan beberapa persoalan, adanya sabotase plat nomor kendaraan, penggunaan QR Code milik orang lain dan kecurangan dalam pengisian BBM. Kedua, penerapan sistem QR Code dalam pembelian BBM bersubsidi di SPBU Alahan Panjang memunculkan berbagai penyimpangan dan ketimpangan yang menimbulkan persoalan dari sudut pandang etika bisnis dalam Islam, ketidakadilan akses dan hilangnya unsur kerelaan dalam akad menunjukkan bahwa sistem ini belum sepenuhnya sesuai dengan nilai amanah, keadilan dan transparansi dalam Islam. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem, edukasi masyarakat dan pendekatan bertahap agar kebijakan ini selaras dengan prinsip syariah. Kata Kunci: BBM subsidi, QR Code, Hukum Ekonomi Syariah, dan SPBU Alahan Panjang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: BBM subsidi, QR Code, Hukum Ekonomi Syariah, dan SPBU Alahan Panjang
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 09 Feb 2026 04:00
Last Modified: 09 Feb 2026 04:00
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27590

Actions (login required)

View Item View Item