Studi Analisis Tafsir Hamka dan Quraish Shihab Pada Ayat-Ayat Putus Asa Dalam Al-Quran

Zura, Dwi Rahma (2025) Studi Analisis Tafsir Hamka dan Quraish Shihab Pada Ayat-Ayat Putus Asa Dalam Al-Quran. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (913kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (705kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (464kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (504kB)
[img] Text (FULL TEXT)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang Penelitian ini adalah manusia tidak menyadari dan menerapkan fungsi al-Qur’an, banyaknya berbagai macam penyakit kejiwaan, problem sosial, dan kemerosotan moral semakin banyak terjadi, tindakan bunuh diri merupakan kasus tertinggi setiap tahunnya sehingga mengakibatkan krisis spiritual, hilangnya nilai-nilai agama dan meningkatnya kasus gangguan mental. Fokus utama dari penelitian ini adalah "putus asa" dalam Al-Qur'an dari perspektif dua tokoh penafsir terkemuka yakni HAMKA dan Quraish Shihab. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan lafaz-lafaz putus asa dalam al-Qur’an, mengungkapkan analisis penafsiran HAMKA dan Quraish Shihab pada ayat-ayat putus asa, mengungkapkan resep pengobatan yang ditawarkan al-Qur’an terkait manusia yang berputus asa. Kemudian menganalisis dan membandingkan penafsiran HAMKA dan Quraish Shihab mengenai ayat-ayat yang berkenaan dengan konsep putus asa. Metode yang digunakan adalah metode tafsir tematik (maudhu'i) yang mengumpulkan dan mengkaji ayat-ayat yang relevan, serta membandingkan pendekatan kedua mufassir ini dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian: Pertama, menunjukkan bahwa lafaz-lafaz yang berkenaan dengan konsep putus asa di dalam al-Qur’an ada 3 yaitu kata balasa bermakna putus asa yang paling berat terdiri dari 5 ayat, kata qanata bermakna putus asa dalam kebaikan, terdiri 6 ayat dan kata ya’isa bermakan putus asa atas harapan yang baik terdiri dari 11 ayat. Kedua analisis penafsiran menurut HAMKA pada tafsir al-Azhar, putus asa adalah sikap yang bertentangan dengan ajaran Islam. Sedangkan analisis penafsiran menurut Quraish Shihab pada tafsir al-Misbah, putus asa merupakan indikator kekafiran atau kedurhakaan dan bukan karakter seorang mu’min. Kedua mufassir memberikan penekanan bahwa keputusasaan adalah kesesatan dan bertentangan dengan ajaran tauhid. Ketiga, resep pengobatan yang ditawarkan oleh al-Qur’an terkait manusia yang berputus asa ada 8 point yaitu zikrullah atau beribadah, meningkatkan keimanan, rela (ridha), bertawakal, bersabar, bersyukur, berdoa dan berhusnudzan atau jiwa yang positif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami lebih dalam tentang makna ayat-ayat yang berkenaan dengan konsep putus asa dalam Al-Qur'an dan bagaimana menghindari putus asa dalam kehidupan. Kata Kunci: Putus asa, Studi Analisis, Tafsir HAMKA, Tafsir Quraish Shihab

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Putus asa, Studi Analisis, Tafsir HAMKA, Tafsir Quraish Shihab
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 07 Sep 2025 02:27
Last Modified: 07 Sep 2025 02:27
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27565

Actions (login required)

View Item View Item