Penafsiran al-kanz dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif: Tafsīr Ibnu Katṡīr dan Quraisy Shihāb)

Nabila, Rahmita Faras (2025) Penafsiran al-kanz dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif: Tafsīr Ibnu Katṡīr dan Quraisy Shihāb). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
1 FILE COVER -DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (784kB)
[img] Text (BAB I)
Rahmita Faras Nabila_2115050112_BAB I.pdf - Published Version

Download (350kB)
[img] Text (BAB III)
Rahmita Faras Nabila_2115050112_BAB III.pdf - Published Version

Download (443kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Rahmita Faras Nabila_2115050112_BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (FULL TEKS)
FULL TEKS RAHMITA FARAS NABILA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Rahmita Faras Nabila. NIM 2115050112. Skripsi ini berjudul “Penafsiran al-kanz dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif: Tafsir Ibnu Katṡīr dan Quraisy Shihāb). Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap istilah al-kanz dalam Al-Qur’an, yang tidak hanya berkaitan dengan harta secara fisik, tetapi juga menyangkut nilai sosial, ilmu dan etika dalam Islam. Istilah al-kanz muncul dalam beberapa ayat Al-Qur’an dan memiliki makna yang beragam tergantung pada konteksnya. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran al-kanz menurut dua mufasir besar, yakni Ibnu Kaṡīr dan M. Quraisy Shihāb, serta bagaimana persamaan dan perbedaan dari penafsiran keduanya terhadap ayat-ayat yang memuat istilah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penafsiran al-kanz menurut Ibnu Katṡīr dan Quraisy Shihāb secara komparatif berdasarkan beberapa ayat Al-Qur’an yang memuat istilah tersebut, yaitu QS. at-Taubah: 34–35, QS. Hūd: 12, QS. Al-Kahfi: 82, dan QS. ash-Shu‘arā’: 58. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami makna al-kanz secara lebih mendalam dan kontekstual dalam kaitannya dengan pengelolaan harta menurut perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber utama dalam penelitian ini adalah kitab Tafsir al-Qur’ān al-‘Aẓīm karya Ibnu Katṡīr dan Tafsir al-Miṣbāḥ karya M. Quraisy Shihāb. Analisis dilakukan dengan menelaah secara tematik ayat-ayat yang berkaitan dengan al-kanz, kemudian membandingkan penafsiran keduanya dari sisi pendekatan, inti makna al-kanz, dan relevansi sosial-keagamaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Katṡīr dan Quraisy Shihāb sama-sama memaknai al-kanz sebagai harta simpanan yang jika tidak dizakati atau tidak digunakan sebagaimana mestinya, akan menjadi penyebab azab. Namun, terdapat perbedaan pendekatan antara keduanya. Ibnu Katṡīr menggunakan pendekatan riwayat dan lebih menekankan sisi hukum dan literal teks, sementara Quraisy Shihāb menafsirkan secara kontekstual dan lebih menonjolkan nilai sosial, dan etika dari kepemilikan harta. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami makna harta dalam Al-Qur’an secara lebih utuh, serta menegaskan pentingnya penggunaan kanz secara bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: al-kanz, Penafsiran, Ibnu Katṡīr, Quraisy Shihāb.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 04 Sep 2025 09:10
Last Modified: 04 Sep 2025 09:10
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27530

Actions (login required)

View Item View Item