Penafsiran Minuman Memabukkan Perspektif Tafsir Fatḥ Al-Qadīr Karya Imam al-Syaukani

Jannah, Miftahul (2025) Penafsiran Minuman Memabukkan Perspektif Tafsir Fatḥ Al-Qadīr Karya Imam al-Syaukani. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
COVER .pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab I)
BAB 1 skripsi.pdf - Published Version

Download (919kB)
[img] Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (415kB)
[img] Text (Bab v)
BAB V.pdf

Download (444kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI MIFTAHUL JANNAH FULL TEXT FIX.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kajian ini membahas tentang khamr dalam perspektif tafsir Fatḥ Al-Qadīr karya Imam al-Syaukani. Penelitian ini dilatar belakangi dari realitas sosial di mana khamr telah menjadi minuman yang lazim dikonsumsi di tengah masyarakat, bahkan cenderung dianggap sebagai bagian dari gaya hidup atau tren di kalangan tertentu. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran nilai yang signifikan, sehingga perlu dikaji secara lebih mendalam melalui perspektif al-Qur’an, khususnya terhadap ayat-ayat yang membahas tentang khamr. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh khamr, baik secara individu maupun sosial, sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an dan ditafsirkan dalam tafsir Fatḥ al-Qadīr karya imam al-Syaukani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan meliputi al-Qur’an, kitab tafsir Fatḥ al-Qadīr karya Imam al-Syaukani, serta berbagai referensi lain seperti penelitian terdahulu, skripsi, jurnal, dan buku-buku yang relevan dengan tema khamr. Peneliti menghimpun dan menganalisis seluruh ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan khamr, kemudian mengkaji penafsiran al-Syaukani terhadap ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Syaukani dalam tafsirnya memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai khamr. Ia menguraikan proses bertahap yang dimulai dari penyebutan khamr berasal dari bahan yang termasuk rezeki yang baik, namun kemudian diolah menjadi minuman yang memabukkan. Dari minuman itulah muncul berbagai dampak negatif, seperti menghalangi manusia dari mengingat allah dan timbulnya permusuhan dan kebencian antar sesama. Selain itu, al-Syaukani juga menafsirkan ayat-ayat yang menyebutkan adanya minuman khamr yang disediakan di surga bagi para penghuninya. Namun, minuman surgawi ini memiliki sifat yang suci, tidak memabukkan, dan terbebas dari segala unsur yang merusak. Oleh karena itu, khamr di surga merupakan bentuk kenikmatan yang hakikatnya berbeda secara keseluruhan dengan khamr duniawi yang diharamkan karena dampak negatifnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Khamr, Tafsir Fatḥ al-Qadīr
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 04 Sep 2025 22:08
Last Modified: 04 Sep 2025 22:08
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27514

Actions (login required)

View Item View Item