Putri, Abel Natasya (2025) Tinjauan 'Urf Terhadap Pelaksanaan Tradisi Mambaok Anak Daro Ka Aia dalam Perkawinan Adat di Nagari Kuranji Hulu Korong Balekok Sungai Lawai Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi Abel.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I ABEL.pdf - Published Version Download (455kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3 ABEL.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA ABEL.pdf - Published Version Download (365kB) |
|
|
Text (File Fulltext)
Skripsi Abel Natasya Putri Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Peneliti latar belakang ini mengkaji pelaksanaan dan makna yang ditinjau dari ‘urf pada tradisi mambaok anak daro ka aia yang terdapat di Nagari kuranji Hulu Kecamatan Korong Balekok Sungai Lawai Kecamatan Sungai Geringging. Terdapat tiga pertanyaan penelitian dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pelaksanaan mambaok anak daro ka aia? Bagaimana makna mambaok anak daro ka aia? Bagaimana tinjauan ‘urf pelaksanaan mambaok anak daro ka aia dalam perkawinan adat di Nagari Kuranji Hulu Korong Balekok Sungai Lawai Kecamatan Sungai Geringgi? Jenis penelitian lapangan yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data primer berupa hasil wawancara bersama tokoh-tokoh masyarakat, anak daro di Nagari Kuranji Hulu yaitu tokoh adat, urang sumando, masyarakat, yang pernah melaksanakan. Data sekudernya yaitu buku, artikel ilmiah dan jenis referensi lainnya yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan. Teknik analisis model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan yaitu pertama, pelaksanaan mambaok anak daro ka aia diperuntukan bagi calon yang tinggal di Nagari Kuranji Hulu.Tahapan pelaksanaannya dimulai dari baiyeh(berhias), baarak-arak anak daro, mandi bagi anak daro. Kedua, makna filosofi dari tradisi mambaok anak daro ka aia yaitunya mensucikan diri, menjauhkan dari hal-hal yang buruk nantinya mempunyai keturunan yang tidak cacat. Ketiga, ditinjau dari ‘urf terhadap pelaksanaan mambaok anak daro ka aia dalam proses perkawinan termasuk urf amali.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mambaok Anak Daro Kai; Perkawinan 'Urf |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 05:10 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 05:10 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
