Abrar, Kharisma Wulan (2025) Gambaran Kecemasan Menikah Pada Perempuan Usia Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless di Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dll)
Kharisma Wulan Abrar-2115040123-COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (708kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I repository.pdf - Published Version Download (336kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB III repository.pdf - Published Version Download (318kB) |
|
|
Text (Bab V-dapus)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Kharisma Wulan Abrar-2115040123-Skripsi fulltext repository.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena fatherless di Indonesia, yang sudah menduduki peringkat ketiga tertinggi di dunia. Salah satu dampak dari fatherless pada perempuan adalah munculnya persepsi negatif terhadap lawan jenis sehingga adanya rasa cemas terhadap hubungan pernikahan dan cenderung enggan untuk menikah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran kecemasan menikah pada perempuan usia dewasa awal yang mengalami fatherless di Kota Padang dan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan menikah pada perempuan usia dewasa awal yang mengalami fatherless di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Subjek primer pada penelitian ini adalah dua orang perempuan usia dewasa awal yang mengalami fatherless, sedangkan subjek sekunder penelitian ini adalah tante subjek, serta ibu subjek. Hasil penelitian ini adalah kedua subjek mengalami kecemasan menikah. Hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek berbeda yang ditemukan pada masing-masing subjek. Aspek-aspek tersebut adalah padangan normatif terhadap pernikahan, trust issue terhadap laki-laki, trauma relasional akibat figur ayah, resistensi terhadap relasi patriarkis dan bias tafsir agama, kecemasan terhadap dinamika psikologis dalam pernikahan, dan ketakutan akan kegagalan seperti orang tua. Faktor yang memengaruhi kecemasan menikah adalah tekanan norma sosial terhadap perempuan, pengalaman fatherless dan trauma relasional dalam keluarga, budaya patriarki dan ketidaksetaraan gender, paparan kasus rumah tangga dari media dan lingkungan, pola asuh patriarkis, pengalaman ayah manipulatif, dan relasi yang tidak setara dan mendominasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Perkawinan, Pernikahan Psicology Teology Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 27 Aug 2025 00:27 |
| Last Modified: | 25 Sep 2025 03:32 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26891 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
