Transformasi Kesenian Indang Sebagai Media Dakwah di Pariaman

Karneti, Mia (2025) Transformasi Kesenian Indang Sebagai Media Dakwah di Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text
Cover sampai Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (237kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (144kB)
[img] Text
BAB V-Daftar Pustaka.pdf

Download (267kB)
[img] Text
Fulltext Skripsi Watermark.pdf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi yang terjadi pada kesenian Indang. Kesenian Indang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang masih ada sampai sekarang. Kesenian Indang merupakan salah satu bentuk sastra lisan Minangkabau yang ada di Pariaman yang dimainkan dalam bentuk dendangan dengan menggunakan rapa’i sebagai alat musik pengiring. Dahulu kesenian Indang berkembang di surau-surau atau musholla, kesenian Indang sangat kental dengan pengaruh budaya Islam dan juga merupakan manifestasi budaya mendidik surau. Namun seiring berjalannya waktu zaman pun berubah, indang yang dahulunya sebagai sarana dalam berdakwah kini beralih fungsi sebagai media hiburan, yang juga dimainkan oleh kaum wanita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat transformasi verbal dan nonverbal yang terdapat dalam kesenian Indang sebagai media dakwah dalam penyebaran agama islam di Pariaman. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang dilakukan dengan terjun kelapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi transformasi pada bentuk verbal dan nonverbal pada kesenian Indang. Transformasi verbal yang terdapat dalam kesenian Indang sebagai media dakwah dalam penyeberan agama islam di Pariaman adalah berupa lirik syair, dimana lirik yang lama berfokus pada puji-pujian kepada Allah dan Nabi Muhammad. Topik utama yang dibahas yaitu ketaatan kepada Allah dan pengagungan kepada Nabi, menekankan pentingnya berzikir dan bersalawat, serta menunaikan kewajiban agama dengan hati yang iklas. Bahasa yang diterapkan dalam syair lama religius dan spiritual, yang menggambarkan pesan moral untuk umat Islam. sedangkan lirik syair sekarang berfokus pada tentang adat dan syariat dalam konteks sosial dan budaya. Transformasi nonverbal yang terdapat dalam kesenian Indang sebagai media dakwah dalam penyeberan agama islam di Pariaman adalah meliputi kinesik (gerak tubuh), Artifaktual (busana yang digunakan), dan paralinguistik (cara pengucapan, nada, dan volume). Perubahan yang berlanjut mencerminkan bahwa transformasi tersebut menggambarkan adaptasi indang dengan perkembangan zaman. Dahulu, dengan kesederhanaan dan keterbatasan dalam busana menjadikan itu ciri khas indang, tetapi sekarang indang lebih banyak elemen kreatif yang diperkenalkan untuk menyegarkan penampilan serta meningkatkan daya tarik di dalam pertunjukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Transformasi, Kesenian, Indang, Verbal dan Nonverbal
Subjects: Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 12 Mar 2025 02:48
Last Modified: 12 Mar 2025 02:48
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26283

Actions (login required)

View Item View Item