Feza, Muhammad Fadlil (2025) PENAFSIRAN WAHBAH AZ-ZUHAILI TERHADAP KATA BĀRAKNA PADA NEGERI SYAM DALAM TAFSĪR AL-MUNĪR. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (747kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (707kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (559kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pengkajian tentang bārakna belum pernah dibahas secara spesifik sebelumnya. Tetapi, dengan menggunakan derivasi yang berakar pada baraka dengan derivasi lainnya sudah banyak diteliti. Oleh karenanya, penulis akan mengungkap bagaimana penafsiran Wahbah az-Zuhaili terhadap kata bārakna pada Negeri Syam dalam Tafsīr al-Munīr dan indikator-indikator keberkahan Negeri Syam menurut az-Zuhaili. Adapun tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui dan menjelaskan penafsiran Wahbah az-Zuhaili pada kata bārakna untuk negeri Syam dan mengungkap indikator-indikator keberkahan Negeri Syam. Penelitian ini menggunakan metode library research (kepustakaan). Penelitian ini bertumpu pada data-data tertulis dengan teknik analisis isi. Sumber data primer pada penelitian ini adalah al-Tafsīr al-Munīr fiy al-‘Aqīdah wa Asy-Syarī`ah wa al-Manhāj. Sumber data sekunder berupa kitab tafsir, buku, artikel, dan karya-karya lain yang terkait. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa az-Zuhaili menafsirkan kata bārakna sebagai keberkahan agama dan duniawi. Keberkahan dilihat dari tempat turunnya para nabi dan sebagai tempat ibadah para nabi sejak zaman Nabi Musa. Adapun keberkahan duniawinya karena banyak kebaikan dunia yang terdapat di dalamnya, seperti luasnya rezeki, banyak sungai yang mengalir, suburnya tanah sehingga menumbuhkan tumbuh-tumbuhan (pepohonan dan buah-buahan) sebagai bentuk terpenuhinya kebutuhan hidup manusia. Indikator-indikator atau tanda keberkahan Negeri Syam dalam penafsiran az-Zuhaili adalah dianugerahkan kepada kaum beriman yang sabar dan taat setelah ujian yang diberikan oleh Allah SWT, wilayahnya diberikan keberkahan oleh Allah SWT dengan menjadikan tanahnya subur, tumbuh-tumbuhan, luasnya rezeki dan berbagai kebaikan, serta banyaknya mengalir sungai-sungai, juga sebagai saksi atas tanda-tanda kebesaran Allah SWT dengan menjadikan tempat tersebut (Masjid al-Aqhsa) sebagai tempat Isrā’ Nabi Muhammad SAW dan tempat hijrah para nabi, tempat pemerintahan Nabi Sulaiman, serta sebagai pusat peradaban dengan mudahnya jalur perdagangan yang aman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bārakna, Penafsiran, Wahbah Az-Zuhaili |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 13 Mar 2025 02:01 |
| Last Modified: | 13 Mar 2025 02:01 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26145 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
