Hadisthio, Shandy (2025) Konsep Ta'aruf Terhadap Ketahanan Rumah Tangga di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Shandy Hadisthio 1913010057 Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I Shandy Hadisthio.pdf - Published Version Download (331kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (182kB) |
|
|
Text (Full text)
SHANDY HADISTHIO 1913010057 skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh kasus perceraian yang terjadi diantara beberapa pasangan suami isteri yang melakukan pernikahan melalui proses ta’aruf di Desa Ampalu, sehingga kasus tersebut menarik perhatian peneliti untuk meneliti lebih lanjut mengenai apakah yang mengakibatkan pernikahan pasangan yang melalui proses ta’aruf di Desa Ampalu tersebut harus berakhir dengan perceraian. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengungkap: Pertama, untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh pasangan hasil Ta’aruf di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Kedua, untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mempertahankan rumah tangga pasangan hasil Ta’aruf di Desa Ampalu. Ketiga, untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap konsep Ta’aruf dalam menjaga ketahanan rumah tangga di Desa Ampalu. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari wawancara bersama dan data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, dan skripsi. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: pertama, Proses ta’aruf yang dilakukan oleh pasangan di Desa Ampalu pada dasarnya telah sesuai dengan ketentuan Allah SWT dan keteladan Rasulullah SAW. Akan tetapi, proses ta’aruf yang masih sangat singkat serta para pasangan belum mengungkapkan sifat dan karakter masing-masing. Kedua, Upaya yang dilakukan oleh pernikahan melalui proses ta’aruf di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman dalam mempertahankan ketahanan rumah tangga yaitu melakukan penyesuaian diri terhadap calon pasangan, memikirkan secara matang dalam memilih karakteristik pasangan, setiap kali menghadapi momentum problematika pasangan dalam keluarga tidak lantas mengandalkan penyesuaian dan penyelesaian secara solutif atau permisif kepada pasangan menurut pemikiran dan tindakannya saja namun juga melibatkan Allah SWT. Ketiga, Hukum Islam memandang bahwa ta’aruf sangat penting dilakukan karena dapat mempersempit rasa kekecewaan setelah terjadi pernikahan, akan tetapi dalam hal ta’aruf tersebut ada batasan atau syarat-syarat yang harus dijaga agar tidak melanggar koridor syariat Islam, diantaranya adalah menjaga pandangan, menjaga diri dari berkhalwat, menjaga diri dari fitnah dan zina, menjalankan Sunnah Nabi Muhammad SAW, dan memilih pasangan yang baik. Kata Kunci: Konsep Ta’aruf, Ketahanan Rumah Tangga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konsep Ta'aruf, Ketahanan Rumah Tangga |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Perkawinan, Pernikahan Tajuk Subjek > Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 12 Mar 2025 05:12 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 03:52 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26030 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
