Penentuan Mahar Menggunakan Mayam Pada Perkawinan Masyarakat Adat Gayo Di Gampong Penampaan Uken Aceh

Alhumairah, Virdha (2025) Penentuan Mahar Menggunakan Mayam Pada Perkawinan Masyarakat Adat Gayo Di Gampong Penampaan Uken Aceh. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
COVER-DAFTAR ISI (Virdha Alhumairah 2113010179).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I (Virdha Alhumairah 2113010179).pdf - Published Version

Download (879kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III (Virdha Alhumairah 2113010179).pdf - Published Version

Download (802kB)
[img] Text (BAB V & DAFTAR PUSTAKA)
BAB V & DAFTAR PUSTAKA (Virdha Alhumairah 2113010179).pdf - Published Version

Download (668kB)
[img] Text (ALL BAB)
ALL BAB (Virdha Alhumairah 2113010179).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kesenjangan antara tuntutan hukum dan pelaksanaannya, yaitu implementasi pasal 31 Kompilasi Hukum Islam (KHI) terhadap penentuan dan penetapan mahar pada daerah tersebut. Hal ini menunjukkan, penerapan aturan hukum belum sepenuhnya terlaksanakan sesuai dengan ketentuan dan harapan. Sehingga perlu dilakukannya sebuah kajian untuk mendalami hal ini. Adapun yang menjadi pertanyaan penelitiannya adalah: Pertama, bagaimana praktik penentuan mahar menggunakan mayam pada perkawinan masyarakat Adat Gayo di Gampong Penampaan Uken Aceh?, Kedua, apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi nilai mayam dalam penentuan mahar dan implikasinya pada perkawinan masyarakat Adat Gayo?, Ketiga, bagaimana tinjauan Kompilasi Hukum Islam terhadap penentuan mahar menggunakan mayam pada perkawinan masyarakat Adat Gayo di Gampong Penampaan Uken Aceh?. Adapun Jenis penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan), menggunakan teori hermeneutika dan teori mikro interaksionisme simbolik. Jenis data yang digunakan adalah: data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah: Pertama, penentuan mahar dilakukan ketika proses melamar, yang ditetapkan oleh wali, kerabat dekat, dan tokoh adat. Kedua, faktor yang mempengaruhi nilai mayam pada perkawinan masyarakat Adat Gayo yaitu faktor pendidikan, faktor kecantikan, faktor status sosial dan kemampuan, dan berdasarkan jenis perkawinan. Di samping itu, penentuan mahar menggunakan mayam juga berimplikasi pada perkawinan masyarakat Adat Gayo, diantaranya yaitu: sebagai motivasi bagi laki-laki dan menikah di atas usia ideal. Ketiga, penentuan mahar menggunakan mayam di Gampong Penampaan Uken tidak bertentangan dengan Kompilasi Hukum Islam khususnya pada pasal 31. Karena segala bentuk kesepakatan dan perjanjian telah diumumkan pada proses kinte. Hal ini menunjukkan bahwasanya adanya kesepakatan atas besaran mayam pada mahar dan pelengkap mahar (teniron beru).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Mahar, Gampong, Mayam, Teniron Beru, Kinte
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Perkawinan, Pernikahan
Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 10 Mar 2025 16:22
Last Modified: 10 Mar 2025 16:22
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25737

Actions (login required)

View Item View Item