Kesadaran Hukum Pelaku Poligami Siri (di Nagari Gunung Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman)

Putri Rahayu, Priska (2025) Kesadaran Hukum Pelaku Poligami Siri (di Nagari Gunung Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- dll)
COVER-Daftar isi PRISKA RP.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 (2).pdf - Published Version

Download (373kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (bab v - daftar pustaka)
BAB V-Dapus PRISKA RAHAYU PUTRI 2013010049.pdf - Published Version

Download (332kB)
[img] Text (Full Text)
FULL Skripsi Priska.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya pelaku poligami siri tanpa izin isteri pertama, praktik poligami secara siri dilakukan oleh suami yang sudah beristeri namun ingin menikah lagi alasan lain yaitu karena pihak suami tidak ingin melakukan prosedur pernikahan secara sah di KUA karena persyaratan yang rumit untuk melakukan poligami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pelaku terhadap hukum poligami siri, faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum pelaku poligami siri, dan kesadaran hukum pelaku serta dampak poligami siri. Untuk menjawab permasalahan, dilakukan penelitian lapangan dengan metode kualitatif malalui pendekatan deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari pelaku poligami siri dengan menggunakan teknik wawancara,sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, skripsi terdahulu serta peraturan-peraturan Hukum Islam. Hasil penelitian ini sebagai berikut: pertama, pengetahuan pelaku poligami siri terhadap hukum poligami kurang dalam hal memahami soal kebolehan dan beberapa hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam berpoligami, yang mana hanya memandang dari segi kebolehannya saja tanpa memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi serta kurangnya pemahaman agama dan tidak mengetahui tentang peraturan perundang-undangan. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum pelaku poligami siri adalah faktor ekonomi, Pendidikan dan tidak adanya izin dari isteri pertama. Ketiga, kesadaran hukum pelaku poligami siri rendah pengetahuan, pemahaman, sikap dan pola perilaku yang masih relatif belum sadar hukum. Dalam Islam hukum poligami adalah boleh menjadikan pihak suami untuk tetap pada pendiriannya melakukan poligami. Namun karena melihat dampak yang terjadi regulasi hukum yang termuat dalam KHI tidak membolehkan poligami tanpa adanya izin dari istri sebelumnya artinya meskipun pernikahan suami secara agama sah namun tidak sah secara hukum administrasi Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kesadaran Hukum; Poligami Siri.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
U Umum (General) > Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 02 May 2025 09:20
Last Modified: 07 May 2025 03:33
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25597

Actions (login required)

View Item View Item