Pemikiran Falakiyah Sa'adoeddin Djambek Serta Relevansinya dengan Praktik Hisab di Indonesia

Rahmi, Nailur (2024) Pemikiran Falakiyah Sa'adoeddin Djambek Serta Relevansinya dengan Praktik Hisab di Indonesia. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover dan Daftar Isi)
cover dan daftar isi.PDF - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
2. BAB I.PDF - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
4. BAB III.PDF - Published Version

Download (919kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
6. BAB V - DAFTAR PUSTAKA.PDF - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Full tex)
Diserasi Lengkap ok.PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

PEMIKIRAN FALAKIYAH SA’ADOEDDIN DJAMBEK SERTA RELEVANSINYA DENGAN PRAKTIK HISAB di INDONESIA ABSTRAK Hisab dan rukyat merupakan metode untuk penentuan waktu pelaksanaan ibadah. Di antaranya yang berkaitan dengan waktu pelaksanaan ibadah shalat dan puasa. Terkait dengan waktu shalat subuh dan awal bulan Qamariyah saat ini terjadi perbedaan yang sulit menemukan titik temunya. Meskipun demikian ada seorang ahli falak yang pemikirannya menjembatani perbedaan tersebut yakni, Sa’adoeddin Djambek yang pada saat ini pemikirannya tersebut masih dipedomani dalam praktik hisab di Indonesia. Fokus permasalahan dalam disertasi ini adalah pemikiran falakiyah Sa’adoeddin Djambek tentang awal waktu shalat dan awal bulan qamariyah serta relevansinya dengan praktik hisab di Indonesia. Fokus tersebut tertuang dalam pertanyaan penelitian yaitu, bagaimanan pemikiran Sa’adoeddin Djambek tentang awal waktu shalat dan awal bulan qamariyah, apa yang melatarbelakangi pemikiran Sa’adoeddin Djambek tentang awal waktu shalat dan awal bulan qamariyah, bagaimana efek pemikiran Sa’adoedddin Djambek terhadap imsak dan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah, bagaimana relevansinya dengan hisab Muhammadiyah, Kementerian Agama dan Nahdatul Ulama. Tujuan penelitian adalah untuk mengekplorasikan pemikiran Sa’adoedddin Djambek tentang awal waktu shalat subuh dan awal buan qamariyah, untuk mengekplorasikan latarbelakang pemikiran Sa’adoeddin Djambek tentang awal waktu shalat subuh dan awal bulan qamariyah, untuk mengekplorasikan efek pemikiran Sa’adoeddin Djembek terhadap imsak dan awal bulan Ramadhan , Syawal dan Zulhijah. Serta mengekplorasikan relevansinya dengan hisab Muhammdiyah , Kementerian Agama, dan Nahdatul Ulama. Jenis penelitian ini adalah library research (Kepustakaan), dengan menggunakan sumber data skunder. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Teknik dokumentasi dan kemudian data dianalisis melalui tahapan analisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemikiran Sa’adoeddin Djambek tentang awal waktu subuh berpatokan pada kemunculan fajar yang ditandai dengan ketinggian matahari -20˚ di bawah ufuk, dan tentang awal bulan qamariyah pemikirannya menganut kriteria wujudul hilal. Efek dari pemikirannya terhadap imsak bahwa, terjadi kecepatan waktu imsak dibanding waktu imsak yang menggunakan kriteria subuh -18˚. Efek terhadap awal bulan qamariyah terjadi, masuknya awal bulan juga lebih dahulu karena berpatokan pada posisi hilal di atas ufuk mar’i tanpa memperhitungkan ketinggian hilal. Pemikiran falakiyah Sa’adoeddin Djambek berada pada posisi mu’tadil atau mutawasith, artinya memadukan antara metode konvensional dengan modern yang saat ini sebagian masih relevan dengan hisab Muhammadiyah, Kementerian Agama dan Nahdatul Ulama,

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Falakiyah, Sa’adoeddin Djambek, Hisab, Indonesia
Subjects: Agama Islam > Agama Islam Umum > Hisab, Hilal, Rukyat
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 07 Mar 2025 06:32
Last Modified: 07 Mar 2025 06:32
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25572

Actions (login required)

View Item View Item