Keabsahan Berbelanja pada Aplikasi Tiktok Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah

Likardo, Micco (2025) Keabsahan Berbelanja pada Aplikasi Tiktok Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
COVER MICCO LIKARDO.pdf - Published Version

Download (669kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 MICCO LIKARDO.pdf - Published Version

Download (359kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3 MICCO LIKARDO.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5 MICCO LIKARDO.pdf - Published Version

Download (213kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT MICCO LIKARDO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya larangan berblanja pada aplikasi Tiktok dan memastikan bahwa transaksi di aplikasi tersebut mematuhi prinsip-prinsip syariah serta memberikan manfaat yang jelas bagi umat. Tujuan penelitian yaitu: Pertama, untuk mendeskripsikan Mekanisme Transaksi Dalam Aplikasi Tiktok. Kedua, untuk mengetahui Fitur-Fitur Pemasaran dan Promosi pada aplikasi Tiktok. Ketiga untuk menganalisis tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap keabsahan berbelanja pada aplikasi tiktok. Metode penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber jurnal, buku, dan artikel yang relevan. Teknik pengumpulan bahan atau data dilakukan dengan membaca, melihat, mendengarkan, maupun penelusuran bahan hukum melalui media internet atau website. Teknik analisis data adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut: Pertama, Mekanisme transaksi dalam aplikasi Tiktok melibatkan pembuatan akun Tiktok Shop, menjelajahi produk, menambahkannya ke keranjang, dan membayar dengan berbagai metode. Setelah pembayaran, pesanan dikonfirmasi dan dikirim ke alamat pembeli, yang kemudian memberikan ulasan atau feedback mengenai produk dan penjual. Kedua, fiturnya adalah mempromosikan produk, berinteraksi dengan konsumen melaui live tiktok, dan penampilan iklan pada tiktok. Ketiga, Keabsahan berbelanja di Tiktok Menurut rukun dan syarat jual beli, hanya aspek kesucian dan manfaat yang telah terpenuhi sedangkan syarat yang lain masih belum terpenuhi karena tidak ada batasan dari pengelola Tiktok kepada para pengguna.Tiktok. sedangkan menurut prinsip hukum ekonomi syariah dinilai tidak sah karena ketidakjelasan hukum pada aplikasi Tiktok, karena prinsip kepastian hukum tidak terpenuhi. Dari segi kemanfaatan dan kemaslahatan, Tiktok tidak memberikan manfaat bagi Masyarakat karena hanya berdampak positif kepada pihak pengelolanya dan berdampak negatif pada UMKM, yang banyak mengalami kerugian. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip kemanfaatan dan kemaslahatan belum terpenuhi pada aplikasi Tiktok.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: keabsahan berbelanja, Bai' As-salam, hukum ekonomi syariah
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Mar 2025 02:06
Last Modified: 07 Mar 2025 02:06
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24968

Actions (login required)

View Item View Item