Makna Khusyuk'Perspektif Penafsiran Ibnu Katsir

Yennovilindo, Jenniko (2025) Makna Khusyuk'Perspektif Penafsiran Ibnu Katsir. Skripsi thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.

[img] Text (cover - daftar isi)
jenniko yennovilindo 1915020136... .pdf - Published Version

Download (792kB)
[img] Text (BAB I)
jenniko yennovilindo 1915020136. .pdf - Published Version

Download (388kB)
[img] Text (BAB III)
JENNIKO YENNOVILINDO.... .pdf - Published Version

Download (300kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Jenniko Yennovilindo 1915020136..... .pdf - Published Version

Download (285kB)
[img] Text (FULL TEXT)
Jenniko YENNOVILINDO...... .pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Dalam hubungan antara manusia dengan Allah Swt yang secara sederhana disebut sebagai ibadah, terdapat istilah khusyuk’. Khusyuk’ berarti hadirnya hati ketika menghadap Allah dan tenangnya anggota badan, juga perkataan dan perbuatan. Ketenangan hati adalah pokok kesehatan ruhani atau jiwa dan jasmani. Khusyuk’ juga berarti menjadikan kesabaran sebagai penolong dalam memegang teguh perjanjian Allah atas makhluknya untuk menaati perintah-Nya dan mengikuti Rasul Allah, begitu tinggi derajat orang yang khusyuk’ dimata Allah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Ibnu Katsir dalam ayat-ayat khusyuk’, untuk mengetahui hikmah khusyuk’ menurut Ibnu Katsir. Jenis penelitialn ini merupalkaln penelitialn kualitatif yalng bercoralk penelitialn kepustalkalaln (libralry resealrch). Sumber data penelitian ini berupa sumber primer, yakni karya yang ditulis langsung oleh Ibnu Katsir yaitu Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim. Serta sumber sekunder, yakni karya pustaka yang relevan dengan tema yang diangkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tematik (maudhu’i). Adapun hasil penelitian, (1) Khusyuk’ menurut Ibnu Katsir adalah khusyuk’ bisa berarti tunduk dan patuh, kerendahan hati. Khusyuk’ juga diartikan tenang, rileks, pelan. (2) langkah-langkah khusyuk’ diantaranya: Merasa berhadapan dan diawasi oleh Allah, Fokus dan mengosongkan hati untuk beribadah, mengerjakan amalan-amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, Selalu mengingat hari pembalasan dan kematian. (3) Kedudukan khusyuk’ di dalam ibadah, sama dengan kedudukan tumakninah di dalam shalat aktor terpenting dalam beribadah, bilamana keduanya tiada dalam ibadah bisa dipastikan ibadahnya batal atau tidak sah, (4) Adapun hikmah khusyuk’ yaitu: Kekhusyuk’an akan membuat seseorang menemukan esensi atau hakekat dari ibadah itu sendiri, akan membuat seseorang hamba kembali kepada Allah SWT sehingga ia terhindar dari perilaku kemaksiatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Khusyuk’, Tafsir Ibnu Katsir.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 06 Mar 2025 02:52
Last Modified: 06 Mar 2025 02:52
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24772

Actions (login required)

View Item View Item