Fungsi Kitab Suci Agama Samawi Sebagai Hudan Menurut Wahbah az-Zuhaili Dalam Tafsir al-Munir

Zahara, Rani (2025) Fungsi Kitab Suci Agama Samawi Sebagai Hudan Menurut Wahbah az-Zuhaili Dalam Tafsir al-Munir. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover dll)
Rani Zahara (2115050020) cover-daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (537kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img] Text (fulltext)
Rani Zahara (2115050020) skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kitab samawi atau kitab suci merupakan firman Allah yang diturunkan kepada para Rasul Allah. Dengan demikian, kitab suci tidak hanya terbatas kepada al-Qur’an saja tetapi juga kitab-kitab lainnya yang juga merupakan firman Allah seperti kitab Zabur, Taurat dan Injil serta menjadi hudan atau petunjuk bagi hidup manusia. Kandungan isi kitab-kitab tersebut sesuai zamannya masing-masing dan umat yang berbeda melainkan al-Qur’an yang berlaku sepanjang masa. Tetapi ada hukum-hukum yang ada di dalam kitab Taurat, Zabur dan Injil masih berlaku dan relevan sampai kepada zaman sekarang. Tetapi mayoritas manusia belum dapat memahaminya dengan benar. Penelitian ini membahas tentang fungsi kitab suci agama samawi sebagai hudan menurut Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsîr al-Munîr. Bertujuan untuk mengungkap fungsi kitab suci agama samawi sebagai hudan dalam salah satu karya monumental Wahbah az-Zuhaili yaitu tafsirnya al-Munîr. kitab tafsir ini menjelaskan hukum-hukum yang disimpulkan dari ayat al-Qur’an dengan makna yang lebih luas, lebih dalam dari sekedar pemahaman umum yang meliputi akidah, akhlak, manhaj, serta serta faedah-faedah yang dipetik dari ayat al-Qur’an baik secara eksplisit maupun implisit. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analisis. Sumber primer penelitian ini adalah kitab Tafsîr al-Munîr karya Wahbah az-Zuhaili. Sumber sekunder dalam penelitian ini diambil dari buku-buku, artikel, jurnal, serta sumber-sumber lainnya yang relevan dengan tema yang diangkat. Penulisan ini menghasilkan hasil penelitian, yaitu: Menurut Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya al-Munîr ada beberapa fungsi kitab suci agama samawi sebagai hudan di antaranya sebagai penjelas tentang hukum-hukum Allah dan pentaklifan-pentaklifan, sebagai penjelasan tentang jalan kebenaran, sebagai sumber hidayah dan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, sebagai pembeda antara yang haq dan bathil, persepsi yang benar yang mengantar pada pengetahuan, serta sikap tawadhu’ dan membuang sikap egoisme. Terkait dengan aspek sejarah dari fungsi kitab suci agama samawi sebagai hudan az-Zuhaili menuliskan berkaitan dengan beberapa peristiwa seperti pemberlakuan hukum qishash dalam Taurat, kisah Samiri yang membuat patung anak sapi, dan cerita Nadhr bin Harits. Dari penafsiran tersebut diketahui bahwa tidak hanya al-Qur’an saja yang menjadi petunjuk bagi kehidupan manusia, tetapi syari’at umat sebelum kita juga mengikat kita kecuali jika ada dalil yang yang menunjukkan bahwa syari’at tersebut telah dinasakh karena disebutkan ulang atau masih termaktub dalam al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kitab suci agama samawi, hudan, tafsir
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 07 Mar 2025 00:26
Last Modified: 07 Mar 2025 00:26
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24717

Actions (login required)

View Item View Item