Khairani, Azzahra (2025) Analisis Keberlanjutan Usaha UMKM Industri Makanan Halal di Kota Payakumbuh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Skripsi Azzahra Khairani cover - daftar isi.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I)
Skripsi Azzahra Khairani Bab 1.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB III)
Skripsi Azzahra Khairani Bab 3.pdf - Updated Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
Skripsi Azzahra Khairani Bab 5 - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (fulltext)
Azzahra Khairani 2116010017 Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan usaha UMKM makanan halal di Kota Payakumbuh berdasarkan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan menggunakan prinsip Triple Bottom Line (TBL). Kota Payakumbuh, yang dikenal sebagai "City of Rendang," memiliki potensi besar dalam pengembangan industri makanan halal, namun kawasankawasan industri di Kota Payakumbuh berdasarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Payakumbuh belum menunjukkan sebagai kawasan industri makanan halal, sehingga Pemerintah Kota Payakumbuh belum menetapkannya. Hal ini memberi peluang bagi kota ini untuk menjadi kawasan industri makanan halal yang dapat mendukung perekonomian lokal dan memperluas pasar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis dilakukan dengan uji Rapfish berbasis Multidimensional Scaling (MDS). Populasi yang diteliti adalah pemilik UMKM makanan yang telah memiliki sertifikat halal di Kota Payakumbuh, dengan sampel 100 responden yang dipilih menggunakan metode random sampling berdasarkan perhitungan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan UMKM industri makanan halal di Kota Payakumbuh tergolong cukup berkelanjutan. Dimensi ekonomi memiliki indeks 52,95, dimensi sosial 65,46, dan dimensi lingkungan 61,29. Dari ketiga dimensi tersebut, dimensi sosial memiliki pengaruh terbesar terhadap keberlanjutan usaha UMKM industri makanan halal di Kota Payakumbuh. Atribut yang paling berpengaruh pada dimensi ekonomi adalah inovasi produk, bantuan pemerintah, dan kualitas produk. Sementara itu, dimensi sosial dipengaruhi oleh pelatihan karyawan dan dimensi lingkungan oleh daur ulang limbah produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun keberlanjutan UMKM makanan halal di Kota Payakumbuh sudah cukup baik, perlu ada peningkatan dalam inovasi produk, bantuan pemerintah, pelatihan karyawan, dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, untuk memperkuat posisi Kota Payakumbuh sebagai kawasan industri makanan halal, diperlukan perbaikan infrastruktur dan dukungan dari pemerintah untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih mendukung keberlanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keberlanjutan, UMKM, industri makanan halal, ekonomi, sosial, lingkungan, Triple Bottom Line, Rapfish, Kota Payakumbuh. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Makanan dan Minuman Halal U Umum (General) > Ekonomi Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi > Mikroekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca FEBI |
| Date Deposited: | 05 Mar 2025 03:46 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 08:44 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24570 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
