Pradipta, Raihan (2025) Islam dan Pluralisme Menurut Abdurrahman Wahid. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover skripsi)
cover aman.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (bab I)
BAB I aman.pdf - Published Version Download (601kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III aman.pdf - Published Version Download (555kB) |
|
|
Text (Bab V)
bab v-biodata.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (fulltext)
skripsi raihan pradipta full teks nim. 2115010026-1-93.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Adapun masalah yang peneliti angkat pada penelitian ini berfokus kepada bagaimana upaya yang dilakukan oleh Abdurrahman Wahid dalam menggabungkan antara Islam dengan Pluralisme? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui begaimana pandangan Abdurrahman Wahid mengenai Islam dan Pluralisme, bagaimana upaya Abdurrahman Wahid dalam menggabungkan antara Islam dan Pluralisme, dan bagaimana respon tokoh intelektual terhadap pemikiran Abdurrahman Wahid mengenai Islam dan Pluralisme. Penelitian ini menggunakan metode Content Analisis yaitu suatu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan menganalisis isi teks atau media. Adapun jenis dari penelitian ini berupa Studi Kepustakaan (Library Research). Dalam penelitian ini, peneliti menggambarkan dengan jelas mengenai Islam, Pluralisme, dan juga sosok Abdurrahman Wahid. Teknik pengumpulan data yang peneliti pakai pada kali ini berupa koleksi data, baik dari buku, jurnal, ataupun sumber yang lain yang berkaitan dengan bahasan ini. Adapun konsep yang ditawarkan oleh Gus Dur adalah penyamarataan hak semua manusia. Kmudian, cara yang ditempuh oleh Gus Dur dalam rangka menggabungkan antara Islam dan pluralisme yaitu dengan menekankan terhadap esensi dari Islam dan mengabaikan eksistensi Islam itu sendiri. Mengenai pemikiran Gus Dur tentang Mereka yang pro menganggap bahwasanya Gus Dur berupaya agar ajaran Islam masih relevan untuk dijalankan terutama bagi masyarakat Indonesia saat ini. Adapun mereka yang kontra menganggap bahwasanya Gus Dur telah melenceng dari Khittah ajaran Islam itu sendiri dan lebih condong terhadap pemiikiran Barat. Hal ini direspon oleh Gus Dur dengan baik, karena tidak semua orang mampu dalam memahami ajaran Islam, terutama dalam menyesuaikan konteks berlakunya sebauh dalil.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Abdurrahman Wahid, Islam, dan Pluralisme |
| Subjects: | Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Pemurnian dan Pembaharuan di Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 05 Mar 2025 04:52 |
| Last Modified: | 05 Mar 2025 04:52 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24567 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
