Jannah, Radhatul (2025) Analisis Fiqh Siyasah Terhadap Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pada Pemilu 2024 Di Kota Pariaman. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover dll)
Radhatul Jannah. NIM 2113030030. COVER RJ - DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Radhatul Jannah. NIM 2113030030. BAB I.pdf - Published Version Download (284kB) |
|
|
Text (BAB III)
Radhatul Jannah. NIM 2113030030. BAB III.pdf - Published Version Download (781kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Radhatul Jannah, NIM 2113030030. BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (fulltext)
Radhatul Jannah. NIM 2113030030. FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh terjadinya pelanggaran prosedur pada pemilu 2024 di Kota Pariaman. Pelanggaran prosedur tersebut terjadi karena adanya pemilih yang tidak terdaftar melakukan pemilihan disalah satu TPS sehingga mengakibatkan pemungutan suara ulang. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu; Pertama, untuk mengetahui penyebab terjadinya pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota Pariaman. Kedua, untuk mengetahui dampak dari pelaksanaan pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota Pariaman. Ketiga, untuk mengetahui analisis fiqh siyasah terhadap pelaksanaan pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Mixed (penelitian campuran). Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut; Pertama, terjadinya pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota pariaman disebabkan karena adanya kelalaian yang dilakukan oleh KPPS TPS 03 Naras Hilir yaitu dengan memberikan kesempatan kepada pemilih yang tidak terdaftar di DPT, DPTb dan DPK untuk melakukan pencoblosan di TPS tersebut. Kedua, dampak dari pelaksanaan pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota Pariaman ialah menurunnya partisipasi pemilih, terjadi perubahan pada hasil perolehan suara dan penambahan anggaran pemilu. Ketiga, analisis fiqh siyasah terhadap pelaksanaan pemungutan suara ulang pada pemilu 2024 di Kota Pariaman ialah pemungutan suara ulang (PSU) merupakan mekanisme yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, karena bertujuan untuk menegakkan keadilan, musyawarah, kebebasan, persamaan, dan amanah dalam proses pemilu. PSU adalah upaya untuk memastikan bahwa kepemimpinan yang terpilih benar-benar mewakili kehendak rakyat secara sah dan adil, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dalam bernegara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemilu, Pemungutusan Suara Ulang (PSU), Fiqh Siyasah. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Ketatanegaraan Islam Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Ilmu Politik > Pemilihan Umum |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 03 Mar 2025 04:45 |
| Last Modified: | 03 Mar 2025 04:45 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24470 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
