Alannuari, Irfan (2025) Relasi Musibah dan Perilaku tidak Bersyukur Menurut Al-Qur'an. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover dll)
Irfan Alannuari Nasution-1915020140-Cover & Daftar Isi.pdf - Published Version Download (667kB) |
|
|
Text (BAB I)
Irfan Alannuari NIM 1915020140.pdf - Published Version Download (622kB) |
|
|
Text (BAB III)
Irfan Alannuari NIM 1915020140.pdf - Published Version Download (597kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
Irfan Alannuari NIM 1915020140.pdf - Published Version Download (487kB) |
|
|
Text (fulltext)
Irfan Alannuari Nasution-1915020140-Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, termasuk musibah, tidak terjadi tanpa sebab. Al-Qur'an menggambarkan bahwa salah satu penyebab datangnya musibah adalah ketidakmampuan manusia untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Perbuatan tidak bersyukur atau "kufur nikmat" tidak hanya menghilangkan keberkahan, tetapi juga dapat memicu datangnya cobaan atau musibah sebagai bentuk pengajaran dari Allah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa sumber data primer, yakni kitab suci Al-Qur’an dan beberapa kitab tafsir al-Qur’an. Serta sumber data sekunder, yakni karya pustaka yang relevan dengan tema yang diangkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tematik (maudhu’i). Adapun metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis). Sedangkan yang menjadi objek kajian penelitian adalah ayat-ayat musibah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan perspektif Al-Qur’an tentang terjadinya musibah dan perilaku tidak bersyukur, lalu menjelaskan relasi antara keduanya. Adapun hasil penelitian ini adalah, (1) terdapat kata “musibah” dalam al-Qur’an beserta derivasinya sebanyak 77 kali, 33 di antaranya berbentuk kata kerja lampau (fi’il madhi), 32 berbentuk kata kerja sekarang (fi’il mudhari’), dan 12 berbentuk kata benda (isim). Khusus untuk kata “musibah” disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 10 kali. Adapun perspektif Al-Qur‟an tentang Musibah peneliti kelompokkan menjadi tujuh: pertama, musibah kematian, kedua, musibah berupa ujian atas keyakinan, ketiga, musibah berupa hasanah dan sayyi’ah, keempat, musibah penzhaliman, kelima, musibah dalam wujud rahmat, keenam, musibah berupa kehinaan dan siksa yang pedih di sisi Allah, ketujuh, musibah ketakutan, kelaparan, kematian dan semacamnya (2) Perilaku tidak bersyukur merupakan salah satu penyebab ditimpakannya musibah kepada seseorang. Dalam al-Qur'an, perilaku tidak bersyukur merupakan sikap yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak pada hubungan spiritual dengan Allah. (3) Adapun relasi musibah dengan perilaku tidak bersyukur menunjukkan bahwa musibah dapat terjadi karena perilaku tidak bersyukur, serta dapat kita lihat dari kisah-kisah terdahulu, seperti Qarun, Fir’aun, kaum ‘Aad, dsb.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Qur'an, Musibah, Perilaku Tidak Bersyukur |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Cerita dan Kisah dari Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 07 Mar 2025 01:11 |
| Last Modified: | 07 Mar 2025 01:11 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24399 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
