Panggabean, Ali Sauri (2025) Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Terhadap Pemalsuan Label Dan Sertifikat Halal di Kota Sibolga. Skripsi thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.
|
Text (COVER DAN DAFTAR ISI)
Ali Sauri Panggabean_2113040023_Cover dan Lain Lain.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Ali Sauri Panggabean_2113040023_BAB I.pdf - Published Version Download (727kB) |
|
|
Text (BAB III)
Ali Sauri Panggabean_2113040023_BAB III.pdf - Published Version Download (953kB) |
|
|
Text (BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA)
Ali Sauri Panggabean_2113040023_BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Ali Sauri Panggabean_2113040023_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa pelaku usaha yang memalsukan label dan sertifikat halal dari Lembaga yang berwenang, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Banyak pelaku usaha di Sibolga belum sepenuhnya memahami pentingnya sertifikasi halal yang sah. Tujuan penelitian ini adalah Pertama, mendeskripsikan praktik pemalsuan Label dan Pensertifikatan Halal oleh Pelaku Usaha Keripik Sambal Teri di Kota Sibolga, Kedua, mengetahui faktor penyebab pelaku usaha keripik sambal teri melakukan pemalsuan label sertifikat halal di Kota Sibolga, Ketiga, menganalisis kesadaran, pemahaman dan sikap pelaku usaha terhadap pemalsuan label dan sertifikat halal di Kota Sibolga. Metode yang digunakan berdasarkan cara mendapatkan data adalah penelitian lapangan (field research), berdasarkan pendekatan digunakan pendekatan kualitatif, berdasarkan sumber data ini merupakan penelitian hukum empiris. Data dikumpulkan, dianalisis dan di interpretasikan secara induktif dan deskriptif analisis. Hasil penelitian menyatakan: Pertama, pelaku usaha keripik sambal teri di Kota Sibolga memalsukan label dan pensertifikatan halal dengan cara mengambil label dan sertifikat halal dari internet, selanjutnya pelaku usaha mendownload atau mengambil gambar label halal dari internet dan mencetaknya pada kemasan produk keripik sambal teri bukan dari izin Lembaga sertifikasi resmi, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk (BPJPH). Kedua, faktor penyebab pelaku usaha melakukan pemalsuan label dan sertifikat halal oleh beberapa hal seperti kurangnya pengawasan, tingginya persaingan, rendahnya kesadaran konsumen serta biaya sertifikasi yang tinggi. Ketiga, Tingkat kesadaran hukum para pelaku usaha masih tergolong rendah dikarenakan tidak terpenuhinya semua indikator kesadaran hukum tersebut hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang regulasi halal yaitu UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, serta minimnya sosialisasi dari pihak berwenang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KESADARAN HUKUM, PELAKU USAHA, LABEL DAN SERTIFIKAT HALAL |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 26 Feb 2025 09:10 |
| Last Modified: | 26 Feb 2025 09:10 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24288 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
