Aditia, Zulfadli (2025) Pemikiran Siti Musdah Mulia Tentang Hukum Poligami di Indonesia. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Zulfadli Aditia 1913010163 Skripsi Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Zulfadli Aditia 1913010163 skripsi BAB I.pdf - Published Version Download (865kB) |
|
|
Text (BAB III)
Zulfadli Aditia 1913010163 skripsi BAB III.pdf - Published Version Download (751kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Zulfadli Aditia 1913010163 Skripsi BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (661kB) |
|
|
Text (Full Text)
Zulfadli Aditia 1913010163 Skripsi full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan ini dilatar belakangi oleh pernyataan Tokoh Siti Musdah Mulia yang bertentangan dengan hukum Islam dan menolak ketentuan hukum poligami yang telah diatur dalam Undang-undang Perkawinan ataupun Kompilasi Hukum Islam. Menurut Siti Musdah Mulia hukum poligami adalah haram lighairihi (haram karena eksesnya), karena banyaknya problem atau dampak buruk poligami yang terjadi dalam kehidupan sosial dan ekonomi dalam suatu keluarga. Pertanyaan penelitian adalah: pertama, Bagaimana dalil dan argumentasi yang digunakan Siti Musdah Mulia tentang hukum poligami. Kedua, bagaimana pandangan Siti Musdah Mulia terkait penerapan Undang-Undang Perkawinan ataupun KHI tentang poligami. Jenis penelitian ini adalah penelitian library research (penelitian kepustakaan) dengan jenis sumber data primernya adalah 6 (enam) buku karya Siti Musdah Mulia yang berkaitan dengan poligami, wawancara dengan Siti Musdah Mulia dan dokumentasi tentang pemikiran Siti Musdah Mulia, baik secara elektronik maupun non elektronik, serta data sekundernya dari karya-karya ilmiah, buku-buku, jurnal-jurnal dan semisalnya yang terkait dalam penelitian yang menggunakan metode pendekatan kualitatif. yang kemudian dirumuskan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pertama, Dalil dan argumentasi yang digunakan Siti Musdah Mulia tentang hukum poligami adalah Q.S An-Nisa Ayat 3 dan ayat 129, serta Hadits Shahih Bukhari. Menurut Siti Musdah Mulia, Q.S An-Nisa Ayat 3 bukan diturunkan dalam konteks pembicaraan poligami, melainkan dalam konteks pembicaraan anak yatim dan perlakuan tidak adil yang menimpa mereka. Sedangkan Q.S An-Nisa Ayat 129 menjadi dasar pemikirannya, bahwa suami yang berpoligami itu tidak mungkin dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya, meskipun telah berusaha semaksimal mungkin. Hanya Nabi SAW yang mampu berbuat adil terhadap istri-istrinya. Kedua, pandangan Siti Musdah Mulia terkait penerapan Undang-Undang Perkawinan ataupun KHI tentang poligami di Indonesia, hanya dilihat dari perspektif kepentingan suami, dan sama sekali tidak mempertimbangkan perspektif perempuan. Tidak pernah dipertimbangkan, bagaimana konsekuensi dampak poligami dalam kehidupan luas. Oleh karena itu sejumlah isu dalam Undang-Undang Perkawinan maupun KHI perlu dikaji kembali untuk direvisi kembali terkait poligami.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Poligami, Perkawinan, Undang-undang, Kompilasi Hukum Islam. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 25 Feb 2025 03:02 |
| Last Modified: | 25 Feb 2025 03:03 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24249 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
