Al Fikri, Muhammad (2025) Pemikiran Mulyadhi Kartanegara Terhadap Epistemologi Barat Modern. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (898kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I WM.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB III WM.pdf - Published Version Download (435kB) |
|
|
Text (Bab 5-dapus)
BAB V - Dafpus WM.pdf - Published Version Download (448kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi ini merupakan suatu kajian ilmiah yang membahas tentang epistemologi Barat modern dalam pandangan Mulyadhi Kartanegara. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan paradigma epistemologi Barat modern yang telah mendominasi dunia akademik, termasuk Islam. Hal ini menyebabkan cara pandang dan pendekatan terhadap ilmu pengetahuan terpaku pada kerangka berpikir Barat. Penelitian ini akan mengurai tiga sub permasalahan. Pertama, bagaimana kritik Mulyadhi Kartanegara terhadap epistemologi barat modern? Kedua, bagaimana pengaruh epistemologi barat modern terhadap perkembangan pengetahuan? Ketiga, bagaimana corak islamisasi ilmu pengetahuan yang ia tawarkan? Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kritik Mulyadhi Kartanegara pada epistemologi Barat modern, untuk mengetahui pengaruh epistemologi Barat modern, dan untuk mengetahui corak islamisasi yang ditawarkan Mulyadhi Kartanegara sebagai kritik terhadap epistemologi Barat modern. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Sumber data yang digunakan terdiri sumber data primer, yaitu buku karya Mulyadhi Kartanegara yang berjudul “Mengislamkan Nalar: Sebuah Respons Terhadap Modernitas”, dan sumber data sekunder yang berupa tulisan-tulisan yang berkaitan dengan topik pembahasan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Mulyadhi mengkritik struktur epistemologis positivistik yang melihat Tuhan tidak terlibat setelah penciptaan alam semesta, suatu pandangan yang berkembang dari paradigma Cartesian-Newtonian dan melahirkan aliran seperti deisme dan sekulerisme. Ia menolak pandangan tersebut dengan menggunakan teori ilmuwan Barat kontemporer dan mengadopsi perspektif holistik dari filsuf Islam. Kedua, pengaruh epistemologi Barat modern telah mengakibatkan nilai religius dan realitas metafisik terpinggirkan, dan pemisahan ilmu dari aspek keagamaan, yang menciptakan krisis kepercayaan terhadap Tuhan. Ketiga, Mulyadhi merespons dengan mengemukakan islamisasi epistemologi, merujuk pada pemikiran filsuf Islam dan menawarkan metode ilmiah yang terdiri dari observasi, demonstratif, dan intuitif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mulyadhi Kartanegara, Epistemologi Barat, Modern |
| Subjects: | Psicology Teology Religion > B Philosophy (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 25 Feb 2025 00:42 |
| Last Modified: | 25 Feb 2025 00:42 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
