Analisis Tanda 'Adam al-Waqf dalam Mushaf Al-Kamil Penerbit Darus Sunnah

Rahmadani, Nur Intan (2026) Analisis Tanda 'Adam al-Waqf dalam Mushaf Al-Kamil Penerbit Darus Sunnah. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
HALAMAN AWAL (COVER-DAFTAR ISI).pdf - Published Version

Download (963kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (479kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (298kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
PENUTUP-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tesis dengan judul “Analisis Tanda ‘Adam al-Waqf dalam Mushaf Al-Kamil Penerbit Darus Sunnah” ini bertujuan untuk mengkaji pola penempatan tanda ‘adam al-waqf dalam Mushaf Al-Kamil serta menganalisis implikasinya terhadap penafsiran al-Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan penempatan tanda ‘adam al-waqf dalam Mushaf Al-Kamil dengan mushaf-mushaf lain, khususnya Mushaf Madinah dan ‘Ilal al-Wuqūf karya al-Sajāwandī, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai dasar dan kecenderungan penempatannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif-analitis. Sumber primer penelitian ini adalah Mushaf Al-Kamil, sedangkan sumber sekunder meliputi ‘Ilal al-Wuqūf karya al-Sajāwandī, Mushaf Madinah, kitab-kitab tafsir, serta literatur yang berkaitan dengan ilmu waqf wa al-ibtidā’. Hasil penelitian menunjukkan; Pertama, terdapat 15 varian pola sintaksis yang tersebar pada 189 data tanda ‘adam al-waqf, dengan dominasi pola jar-majrūr, syarṭ-jawāb al-syarṭ, dan ‘aṭaf. Kedua, implikasi penempatan tanda ‘adam al-waqf terhadap penafsiran, berimplikasi terhadap tiga aspek, yakni fasādu al-naẓm (kerusakan struktur bahasa); nuqṣān al-fā’idah (ketidaksempurnaan faedah makna) dan īhāmu khilāf al-murād (kesan mkana yang menyimpang). Dari ketiga implikasi tersebut ditemukan bahwa sebagian besar data (163 data) berimplikasi pada nuqṣān al-fā’idah, sedangkan 21 data berimplikasi pada īhāmu khilāf al-murād dan 5 data berimplikasi pada fasādu al-naẓm. Hasil perbandingan dengan ‘Ilal al-Wuqūf dan Mushaf Madinah menunjukkan bahwa Mushaf Al-Kamil memiliki kesinambungan dengan tradisi waqf klasik, namun tidak mengadopsinya secara mutlak, melainkan secara selektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penempatan tanda ‘adam al-waqf dalam Mushaf al-Kamil tidak semata-mata didasarkan pada hubungan sintaksis, tetapi lebih berorientasi pada penjagaan kesinambungan makna dan kesempurnaan faedah (tamām al-fā’idah), sehingga struktur kebahasaan berfungsi sebagai indikator dalam menjaga keterpaduan makna ayat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tanda ‘Adam al-Waqf, Mushaf Al-Kamil, Waqf Wa Al-Ibtidā’, Implikasi Penafsiran, Tamām Al-Fā’idah.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tajwid
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 30 Sep 2026 08:31
Last Modified: 30 Sep 2026 08:31
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36270

Actions (login required)

View Item View Item