Juliandani, Rifauzi (2026) Kepercayaan masyarakat terhadap dukun dan pengobatan tradisional dalam perspektif aqidah Islam di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Rifauzi Juliandani Cover- Daftar Isi.pdf - Published Version Download (577kB) |
|
|
Text (Bab l)
Rifauzi Juliandani Bab l.pdf - Published Version Download (224kB) |
|
|
Text (Bab lll)
Rifauzi Juliandi Bab lll.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text (Bab V & Daftar Pustaka)
Rifauzi Juliandani bab V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (166kB) |
|
|
Text (Full Text)
Rifauzi Juliandani 2115010049 Full Tekt.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kepercayaan masyarakat terhadap dukun dan pengobatan tradisional, mendeskripsikan praktik yang masih dilakukan, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif aqidah Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak yang memiliki pengetahuan dan pengalaman berkaitan dengan pengobatan tradisional. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian ditafsirkan berdasarkan konsep aqidah Islam dan prinsip tauhid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap dukun dan pengobatan tradisional masih ditemukan dan terutama terbentuk melalui pengalaman kesembuhan, kebiasaan yang berlangsung secara turun-temurun, rekomendasi keluarga, serta pengaruh lingkungan sosial. Praktik yang ditemukan meliputi penggunaan ramuan tradisional, pijat, doa, dan penggunaan media tertentu seperti air yang telah didoakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional tidak dapat secara keseluruhan disamakan dengan praktik perdukunan. Dalam perspektif aqidah Islam, penggunaan ramuan, pijat, dan doa kepada Allah SWT dapat dipandang sebagai bentuk ikhtiar selama tidak disertai keyakinan terhadap kekuatan gaib yang berdiri sendiri dan tetap meyakini Allah SWT sebagai satu-satunya sumber kesembuhan. Sebaliknya, keyakinan bahwa dukun memiliki kekuatan gaib secara mandiri, mengetahui perkara gaib, menentukan nasib, atau bahwa benda dan ritual tertentu memiliki kekuatan mandiri merupakan keyakinan yang bertentangan dengan prinsip tauhid. Dengan demikian, persoalan aqidah dalam pengobatan tradisional tidak semata-mata terletak pada bentuk atau media pengobatannya, tetapi terutama pada metode, bacaan, serta keyakinan yang mendasari praktik tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepercayaan Masyarakat, Dukun, Pengobatan Tradisional, Aqidah Islam, Tauhid |
| Subjects: | Agama Islam > Akidah & Ilmu Kalam Agama Islam > Akidah & Ilmu Kalam > Hubungan antara Allah dengan Makhluk |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:31 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:31 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
