Israf Sebagai Patologi Sosial Dalam Al-Qur’an Perspektif Kontekstual Abdullah Saeed

Saputri, Yesa Gusra (2026) Israf Sebagai Patologi Sosial Dalam Al-Qur’an Perspektif Kontekstual Abdullah Saeed. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover Dll)
Yesa Gusra Saputri_2420080051_PASCA_Cover Dll.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Yesa Gusra Saputri_2420080051_PASCA_BAB I.pdf - Published Version

Download (643kB)
[img] Text (BAB III)
Yesa Gusra Saputri_2420080051_PASCA_BAB III.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Yesa Gusra Saputri_2420080051_PASCA_BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (268kB)
[img] Text (Fulltext)
Yesa Gusra Saputri_2420080051_PASCA_Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep isrāf berdasarkan konteks tekstual dan historis, merekonstruksi pesan moral universal ayat-ayat isrāf melalui pendekatan kontekstual Abdullah Saeed, serta menjelaskan relevansinya dengan fenomena patologi sosial dalam masyarakat kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer penelitian berupa Q.S. an-Nisā’ [4]: 6, Q.S. al-A‘rāf [7]: 31 dan 81, serta Q.S. az-Zumar [39]: 53, sedangkan sumber sekunder meliputi karya Abdullah Saeed, kitab tafsir, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahapan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed, mulai dari analisis teks, konteks sosio-historis, pemahaman pesan bagi penerima pertama, hingga analisis konteks masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isrāf bermakna melampaui batas dan memiliki bentuk yang berbeda sesuai konteks ayat. Q.S. an-Nisā’ [4]: 6 berkaitan dengan pengelolaan harta, Q.S. al-A‘rāf [7]: 31 dengan konsumsi, Q.S. al-A‘rāf [7]: 81 dengan perilaku moral, dan Q.S. az-Zumar [39]: 53 dengan dimensi spiritual. Dalam perspektif patologi sosial, bentuk tersebut berkaitan dengan disorganisasi sosial, social maladjustment, dan abnormalitas. Pesan moral universal yang ditemukan meliputi amanah, keadilan, keseimbangan, pengendalian diri, tanggung jawab, dan perbaikan diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa isrāf merupakan kritik etis al-Qur’an terhadap perilaku yang kehilangan batas dan keseimbangan serta tetap relevan untuk membaca persoalan sosial kontemporer seperti penyalahgunaan amanah, budaya konsumtif, pelampauan batas moral, dan krisis spiritual.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Isrāf, Patologi Sosial, Abdullah Saeed tafsir kontekstual.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 29 Sep 2026 02:55
Last Modified: 29 Sep 2026 02:55
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35603

Actions (login required)

View Item View Item