Analisis penafsiran Ustadz Adi Hidayat di youTube tentang ayat-ayat pernikahan dan relevansinya untuk solusi tren marriage is scary

Akbar Nasution, Aulia (2026) Analisis penafsiran Ustadz Adi Hidayat di youTube tentang ayat-ayat pernikahan dan relevansinya untuk solusi tren marriage is scary. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (314kB)
[img] Text (BAB lll)
BAB 3.pdf

Download (290kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
BAB 5-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI AULIA AKBAR NASUTION FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam menuntut penafsiran yang terus berdialog dengan persoalan zaman, termasuk persoalan pernikahan yang kini menghadapi tantangan baru berupa tren Marriage is Scary. Di tengah fenomena ini, Ustadz Adi Hidayat aktif menyampaikan penafsiran ayat-ayat pernikahan melalui platform YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Ustadz Adi Hidayat di YouTube atas ayat-ayat pernikahan dalam Al-Qur’an, mengetahui relevansi penafsiran tersebut sebagai solusi atas tren Marriage is Scary, serta mengetahui penafsiran Ustadz Adi Hidayat dan tren Marriage is Scary dalam perspektif teori media Marshall McLuhan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data primer diperoleh dari video kajian Ustadz Adi Hidayat atas empat ayat pernikahan, yaitu QS. Ar-Rum/30: 21, QS. An-Nur/24: 26, QS. An-Nur/24: 32, dan QS. An- Nisa/4: 19, dilengkapi data sekunder berupa literatur tafsir dan kajian tentang tren Marriage is Scary. Untuk melihat bagaimana medium YouTube turut membentuk karakter penafsiran, penelitian ini menggunakan teori media Marshall McLuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Ustadz Adi Hidayat atas keempat ayat tersebut relevan dalam menjawab faktor tren Marriage is Scary, ketidaksiapan ekonomi direspons melalui penafsiran QS. An-Nur/24: 32, trauma keluarga direspons melalui pemaknaan sakinah pada QS. Ar-Rum/30: 21, pengaruh budaya digital direspons melalui QS. An-Nisa/4: 19 dan QS. Ar-Rum/30: 21, tekanan patriarki direspons melalui prinsip mu ’asyarah bi al-ma ’ruf pada QS. An-Nisa/4: 19, serta kesulitan menemukan pasangan direspons melalui penafsiran QS. An- Nur/24: 26. Ditinjau dari teori media Marshall McLuhan, penafsiran Ustadz Adi Hidayat di YouTube berada pada periode elektronik (medium age), dikemas dengan analogi populer yang mudah dicerna (the medium is the message), menjangkau audiens lintas kanal tanpa batas jarak (medium as extension of man), responsif terhadap isu aktual melalui algoritma platform (technological determinism), sehingga bermuara pada terbentuknya wacana bersama (global village).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: penafsiran, Adi Hidayat, ayat pernikahan, Marriage is Scary, YouTube, teori media McLuhan
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Psikologi Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:30
Last Modified: 28 Sep 2026 02:30
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35295

Actions (login required)

View Item View Item