Zakiatin Nisa', Nafisah (2026) Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menilai Kesiapan Anak dan Keadaan Mendesak pada Perkara Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Tanjung Pati Kelas IB (Studi Komparatif Penetapan Nomor 160/Pdt.P/2024/PA.LK dan Nomor 50/Pdt.P/2025/PA.LK). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Skripsi Final Cover-Daftar Isi Nafisah Zakiatin Nisa'.pdf - Published Version Download (745kB) |
|
|
Text (BAB I)
Skripsi Final Bab 1 Nafisah Zakiatin Nisa'.pdf - Published Version Download (682kB) |
|
|
Text (BAB 3)
Skripsi Final Bab 3 Nafisah Zakiatin Nisa'.pdf - Published Version Download (492kB) |
|
|
Text (BAB 5-Daftar Pustaka)
Skripsi Final Bab 5-Dafpus Nafisah Zakiatin Nisa'.pdf - Published Version Download (626kB) |
|
|
Text (Full Text)
Skripsi Final Nafisah Zakiatin Nisa' Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya ukuran kesiapan anak dan keadaan mendesak secara rinci dalam PERMA Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Dispensasi Kawin. Kondisi tersebut menyebabkan penilaian terhadap kesiapan anak dan keadaan sangat mendesak bergantung pada pertimbangan hakim berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fakta hukum, alasan permohonan, dan alat bukti, penilaian hakim terhadap kesiapan anak, serta konsistensi pertimbangan hakim dalam Penetapan Nomor 160/Pdt.P/2024/PA.LK dan Nomor 50/Pdt.P/2025/PA.LK. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber data berupa peraturan perundang-undangan, putusan hakim dan bahan bacaan yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode studi literatur dan studi dokumen, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif analitis. Hasil penelitian ini adalah: 1. Pada Penetapan Nomor 160/Pdt.P/2024/PA.LK, hakim lebih menekankan pertimbangannya pada hubungan calon mempelai, kekhawatiran orang tua, kondisi ekonomi calon suami dan dukungan keluarga sehingga permohonan dikabulkan, sedangkan pada Penetapan Nomor 50/Pdt.P/2025/PA.LK, hakim lebih menekankan usia, kondisi psikologis, pemahaman anak terhadap perkawinan dan pendidikan sehingga permohonan ditolak. 2. Penilaian kesiapan anak dalamkedua perkara belum memiliki bobot yang sama pada aspek fisik, psikologis, ekonomi, sosial, dan pendidikan. 3. Pertimbangan hakim dalam kedua penetapan belum sepenuhnya konsisten dalam menilai kesiapan anak dan keadaan sangat mendesak. Konsistensi pertimbangan tidak berarti hasil perkara harus sama, tetapi adanya penilaian yang runtut terhadap fakta yang relevan, kesiapan anak dan alasan sangat mendesak. Penetapan Nomor 50/Pdt.P/2025/PA.LK lebih menunjukkan kesesuaian dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan PERMA Nomor 5 Tahun 2019. Kata Kunci: Pertimbangan hakim, kesiapan anak, keadaan sangat mendesak, dispensasi kawin, PERMA Nomor 5 Tahun 2019.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan hakim, kesiapan anak, keadaan sangat mendesak, dispensasi kawin, PERMA Nomor 5 Tahun 2019 |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:20 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:20 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35283 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
