Hasibuan, Sapna Sari (2026) Disonansi Kognitif pada Perempuan Batak Mandailing yang Mempraktikkan Marlojong. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text
cover,dll.pdf Download (965kB) |
|
|
Text
Bab I (2).pdf Download (560kB) |
|
|
Text
Bab III.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
Bab V (2).pdf Download (455kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_ Full_Sapna Sari Hasibuan.pdf Download (3MB) |
Abstract
Disonansi kognitif merupakan suatu kondisi ketika terdapat perbedaan antara dua atau lebih elemen kognitif yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman secara psikologis bagi seseorang. Penelitian ini berfokus pada konflik yang dihadapi oleh perempuan Batak Mandailing saat keinginan pribadi untuk menikah bertentangan dengan ekspektasi, nilai, saran, atau dukungan keluarga dalam membuat keputusan marlojong. Pertentangan ini dapat terlihat melalui adanya konflik antara nilai dan tindakan, perasaan bersalah, kecemasan, kekhawatiran atau ketakutan terhadap penolakan dari keluarga, serta ketidaknyamanan psikologis yang dirasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami gambaran disonansi kognitif serta proses pengurangan disonansi kognitif pada perempuan Batak Mandailing yang terlibat dalam mempraktikkan marlojong di Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek menggunakan teknik snowball sampling. Subjek primer dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang perempuan Batak Mandailing yang pernah menggemari marlojong, sedangkan subjek sekunder berjumlah tiga orang yang merupakan adik dan teman dekat subjek primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek primer mengalami disonansi kognitif yang berupa konflik antara keinginan pribadi untuk menikah dan harapan, nilai, nasihat, atau persetujuan dari keluarga. Bentuk disonansi yang ditemukan pada ketiga subjek juga berbeda. Proses pengurangan disonansi pada subjek juga terungkap melalui cara-cara yang berbeda, seperti menerima keputusan yang diambil , menyesuaikan diri dengan kehidupan setelah menikah, mengubah cara memaknai keadaan, dan mengalihkan perhatian pada perasaan yang tidak nyaman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disonansi Kognitif, Marlojong, Perempuan Batak Mandailing |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Psikologi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 09:19 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 09:19 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35085 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
