Harahap, Muhammad Zafral Faruqi (2026) Hubungan Kecerdasan Emosi dan Keharmonisan Keluarga dengan Kenakalan Remaja Madrasah Tsanawiyah Mardiyah Islamiyah Panyabungan Mandailing Natal. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar isi)
Muhammad Zafral Faruqi Harahap_2015040038_Cove-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (512kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I Repositori Watermark.pdf - Published Version Download (326kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3 Repositori Watermark pdf.pdf - Published Version Download (413kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (344kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Muhammad Zafral Faruqi Harahap_2015040038_Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan, dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, termasuk kecerdasan emosi dan keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja pada siswa/i Madrasah Tsanawiyah Mardiyah Islamiyah Panyabungan, Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 134 siswa, dan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga skala psikologis, yaitu skala kecerdasan emosi, skala keharmonisan keluarga, dan skala kenakalan remaja, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 29.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan keharmonisan keluarga secara simultan memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap kenakalan remaja (F = 17,505; Sig. = 0,000). Secara parsial, kecerdasan emosi (t = -3,763; Sig. = 0,000) dan keharmonisan keluarga (t = -3,239; Sig. = 0,002) juga menunjukkan hubungan negatif yang signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,265 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas mampu menjelaskan 26,5% variasi kenakalan remaja, dengan sumbangan efektif kecerdasan emosi sebesar 14,78% dan keharmonisan keluarga sebesar 11,71%. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosi dan semakin harmonis kondisi keluarga, maka semakin rendah kecenderungan kenakalan remaja. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan kecerdasan emosi remaja dan kualitas relasi keluarga sebagai upaya preventif terhadap kenakalan remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecerdasan emosi, keharmonisan keluarga, kenakalan remaja |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > Kecerdasan Proses Intelektual dan Mental Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > Psikologi Remaja |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 05:49 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 05:49 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34976 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
