Lestari, Ardisa (2026) Upaya Pemerintah Nagari Air Bangis dalam Penanganan Pergaulan Bebas. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar Isi)
COVER - Daftar isi.pdf - Published Version Download (777kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I..pdf - Published Version Download (414kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V..pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan pergaulan bebas di Nagari Air Bangis yang berdampak terhadap kehidupan sosial, ketertiban masyarakat, dan perkembangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Nagari, upaya yang dilakukan, serta kendala dalam penanganan pergaulan bebas di Nagari Air Bangis.Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Pemerintah Nagari, Bamus, Kepala Jorong, tokoh adat, tokoh pemuda, masyarakat, dan pihak terkait. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Nagari berperan sebagai pembina melalui edukasi dan penyuluhan kepada remaja mengenai bahaya dan dampak pergaulan bebas, meskipun belum dilakukan secara rutin. Sebagai koordinator, Pemerintah Nagari melibatkan Kepala Jorong, Babinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, dan pemuda melalui kerja sama dan koordinasi di tingkat nagari. Sebagai fasilitator, Pemerintah Nagari memberikan dukungan anggaran melalui APB Nagari sejak tahun 2020 serta memfasilitasi penyusunan kesepakatan bersama Muspika. Sebagai pengawas, Pemerintah Nagari melakukan patroli dan razia malam serta memberikan teguran kepada remaja yang berkeliaran pada malam hari. Upaya penanganan dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi, patroli dan razia malam, teguran, pemanggilan orang tua, pembinaan, pengembalian kepada keluarga, musyawarah keluarga, perkawinan, serta penerapan denda adat berupa semen untuk pelanggaran yang dianggap berat. Kendala yang dihadapi meliputi belum optimalnya koordinasi dan pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 9 Tahun 2017, rendahnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan dan media sosial, serta belum optimalnya partisipasi masyarakat dan keterlibatan tokoh adat dan agama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam penanganan pergaulan bebas di Nagari Air Bangis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemerintah Nagari, Pergaulan Bebas, Penanganan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Ketatanegaraan Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 02:14 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 02:14 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34954 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
