Fatma, Serlina (2026) CULTURE SHOCK MAHASISWA BEDA BUDAYA (Studi pada Mahasiswa Sumatera Utara di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi di UIN Imam Bonjol Padang). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Iman Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar isi)
Serlina Fatma 2212010032 cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (726kB) |
|
|
Text (Bab I)
Serlina Fatma 2212010032 Bab l.pdf - Published Version Download (396kB) |
|
|
Text (Bab III)
Serlina Fatma 2212010032 Bab lll.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (Bab V)
Serlina Fatma 2212010032 Bab V.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (Teks Lengkap)
Serlina Fatma 2212010032 Text Lengkap.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan budaya yang dialami mahasiswa asal Sumatera Utara ketika menempuh pendidikan di lingkungan budaya Minangkabau di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang. Perbedaan bahasa, gaya komunikasi, norma sosial, adat istiadat, serta kebiasaan berpotensi menimbulkan culture shock. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengalaman culture shock mahasiswa Sumatera Utara pada fase honeymoon, crisis, recovery, dan adaptation. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Sumatera Utara mengalami empat tahapan culture shock. Fase honeymoon ditandai dengan kekaguman terhadap budaya, antusiasme, penerimaan sosial, ketertarikan mempelajari bahasa lokal dan keterbukaan. Fase crisis muncul ketidaknyamanan psikologis, homesickness, ketidaksesuaian ekspektasi dengan realitas budaya, benturan nilai norma dan benturan kebiasaan. Fase recovery memperlihatkan pemulihan stabilitas emosional, penyesuaian kebiasaan, pemahaman nilai norma dan komunikasi, keterbukaan interaksi, pemaknaan dan penerimaan budaya. Fase adaptation ditandai penyesuaian stabil, kematangan emosional, integrasi sosial, penggunaan bahasa lokal, kenyamanan dan pemertahanan budaya, penyesuaian kebiasaan nilai budaya. Berdasarkan temuan tersebut, proses culture shock berlangsung bertahap dan mendorong kemampuan adaptasi, komunikasi antarbudaya, serta kematangan sosial yang baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Culture Shock, U-Curve Hyphothesis, Komunikasi Antarbudaya, Adaptasi Budaya |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 380 Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 19 Sep 2026 10:18 |
| Last Modified: | 19 Sep 2026 10:18 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
