Surikno, Heri (2020) Pengembangan Model Pendidikan Spiritual Keagamaan pada Halakah Surau dalam Sistem Pendidikan Nasional di Kabupaten Padang Pariaman. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Fulltext)
Disertasi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (25MB) |
Abstract
Masalah pokok penelitian ini adalah model pendidikan spiritual keagamaan pada halakah surau dalam sistem pendidikan nasional di Kabupaten Padang Pariaman. Fokus penelitian pada komponen-komponen pendidikan yaitu tujuan, kurikulum, pembelajaran dan evaluasi, pendidik, peserta didik dan lingkungan pendidikan. Tujuan penelitian adalah (1). Mengungkapkan pendidikan spiritual keagamaan pada halakah surau di Kabupaten Padang Pariaman, (2). Faktor pendukung dan penghambat pendidikan spiritual keagamaan pada halakah surau dan (3). Mengembangkan model pendidikan spiritual keagamaan pada halakah surau dalam sistem pendidikan nasional di Kabupaten Padang Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) model 4D (define, design, develop and dissemination). Untuk pengembagan model digunakan instrument pengumpulan data lapangan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi serta focus group discussion (FGD) dan validasi untuk menguji keabsahan produk yang dihasilkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa; (1). Halakah surau masih tetap eksis melaksanakan pendidikan spiritual keagamaan. Hal itu terlihat dari tujuan pendidikan, kurikulum, pendidik, peserta didik dan lingkungan pendidikannya. (2). Faktor pendukung eksistensi tersebut antara lain faktor eksternal berupa halakah surau sebagai lembaga historis, keselarasan paham keagamaan dengan masyarakat dan pertimbangan ekonomi. Secara internal posisi buya atau tuanku masih menjadi sentral pendidikan yang loyal dan berkomitmen tinggi, kepemilikan oleh keluarga dan kaderisasi tuanku yang berjalan terus menerus. (3). Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat dikembangkan pada lima komponen pendidikan halakah surau yaitu a). Tujuan diperkuat pada tafaqquh fi al-din dan iqamah al-din serta tujuan praktis-pragmatis dalam rangka menjalankan ajaran Islam secara kaffah. b). integralisasi kurikulum keagamaan dan/atau diniyah nonformal, salafiyah atau muadalah dengan tetap mempertahankan tradisi keagamaan yang ada dan evaluasi diatur berdasarkan standar penilaian nasional tanpa meninggalkan penilaian oleh buya dan pemberian gelar tuanku. c). Pendidik berkualifikasi pendidikan halakah surau atau sarjana untuk pendidik diniyah nonformal, mendidik dengan tujuan khidmah, meningkatkan jumlah sidakah guru, mengembangkan kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, sosial, spiritual dan leadership seperti yang diatur dalam KMA No. 211 Tahun 2011. d). Pengembangan peserta didik dapat dilakukan dengan memaksimalkan fungsi pendidikan asrama, penguatan pembelajaran kitab kuning, daurah ibadah, wirid harian dan penertiban administrasinya sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pendidikan salafiyah pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4832 Tahun 2018. e). Pengembangan lingkungan pendidikan fisik dengan menambah sarana dan prasarana pendidikan, penguatan lingkungan keluarga, lingkungan halakah surau dan asrama serta lingkungan masyarakat yang mendukung pelaksanaan pendidikan spiritual keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Pendidikan Agama Islam Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > Guru dan Aktivitas Pembelajaran > Metode Pembelajaran |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Zulfitri Zulfitri |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:12 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:12 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34653 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
