Utami, Syakira Sasdil (2026) Peran Civitas Akademik dalam Mengembangkan Budaya Baju Kurung dan Mudhawarah di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
Syakira Sasdil Utami NIM 2114090048 COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (377kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (418kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SKRIPSI SYAKIRA FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Baju kurung dan mudhawarah merupakan bagian dari identitas budaya perempuan Minangkabau yang mencerminkan perpaduan antara nilai adat dan syariat Islam sebagaimana falsafah "adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah." Keduanya tidak hanya berfungsi sebagai pakaian tradisional, tetapi juga menjadi simbol kesopanan, kehormatan, dan karakter perempuan Muslim Minangkabau. Namun, di tengah arus globalisasi, perkembangan tren berpakaian modern, dan pengaruh media sosial, penggunaan baju kurung dan mudhawarah di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang cenderung mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran civitas akademik dalam mengembangkan budaya baju kurung dan mudhawarah, pandangan mahasiswi terhadap budaya tersebut, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penurunannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari dosen dan mahasiswi FTK. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa civitas akademik berperan dalam mengembangkan budaya baju kurung dan mudhawarah melalui kebijakan berpakaian yang tertuang dalam buku etika mahasiswa dan pedoman akademik, keteladanan dosen, serta dukungan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Pandangan mahasiswi terhadap budaya tersebut pada umumnya positif, namun minat penggunaannya menurun akibat faktor kenyamanan, kepraktisan, pengaruh teman sebaya, dan perkembangan tren berpakaian modern. Faktor penyebabnya meliputi rendahnya kesadaran budaya dan motivasi pribadi, serta pengaruh media sosial, lingkungan sosial, budaya organisasi kemahasiswaan, dan pembinaan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi, pembinaan, dan pembiasaan yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Fakultas, Baju Kurung dan Mudhawarah, Budaya Minangkabau, Mahasiswi, Fenomenologi. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris IPS |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:48 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34277 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
