Penafsiran Wail dalam al-Qur’an (Aplikasi teori ma’na cum maghza dalam surah al-Ma’un Ayat 4)

Maghfiranda, Syabila (2026) Penafsiran Wail dalam al-Qur’an (Aplikasi teori ma’na cum maghza dalam surah al-Ma’un Ayat 4). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar isi)
Syabila Maghfiranda. NIM 2215050155. COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (931kB)
[img] Text (BAB I)
Syabila Maghfiranda. NIM 2215050155. BAB I.pdf - Published Version

Download (526kB)
[img] Text (BAB III)
Syabila Maghfiranda. NIM 2215050155. BAB III.pdf - Published Version

Download (416kB)
[img] Text (BAB V)
Syabila Maghfiranda. NIM 2215050155. BAB V - DAPUS.pdf - Published Version

Download (441kB)
[img] Text (FULLTEXT)
Syabila Maghfiranda. NIM 2215050155. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini membahas penafsiran lafaz wail dalam QS. Al-Ma'un ayat 4 dengan menggunakan pendekatan Ma'na Cum Maghza yang dikembangkan oleh Sahiron Syamsuddin. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman al-ma'na al-tārīkhī, al-maghza al-tārīkhī, dan al-maghza al-mutaḥarrik al-mu'āṣhir terhadap lafaz wail dalam QS. Al-Ma'un ayat 4. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ancaman wail yang ditujukan kepada orang-orang yang melaksanakan shalat, padahal shalat merupakan salah satu ibadah pokok dalam Islam. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mampu mengungkap makna historis serta relevansi ayat tersebut dalam kehidupan kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna dan pesan yang terkandung dalam lafaz wail serta relevansinya bagi kehidupan umat Islam masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, hadis, serta literatur yang berkaitan dengan lafaz wail dan teori Ma'na Cum Maghza. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu analisis al-ma'na al-tārīkhī (makna historis), al-maghza al-tārīkhī (signifikansi historis), dan al-maghza al-mutaḥarrik al-mu'āṣhir (signifikansi dinamis-kontemporer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lafaz wail dalam QS. Al-Ma'un ayat 4 mengandung ancaman keras bagi orang-orang yang lalai dalam shalat, yaitu mereka yang meremehkan, tidak khusyuk, dan tidak ikhlas dalam melaksanakannya. Secara historis, ayat ini mengkritik praktik keberagamaan yang hanya bersifat formalitas dan riya'. Adapun dalam konteks kontemporer, ancaman wail menjadi peringatan agar ibadah tidak berhenti pada aspek ritual semata, tetapi mampu melahirkan keikhlasan, kesadaran spiritual, ketenangan jiwa, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, shalat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: wail, ma’na-cum-maghza, QS.Al-Ma’un , shalat
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 30 Jun 2026 07:22
Last Modified: 30 Jun 2026 07:22
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33981

Actions (login required)

View Item View Item