Fitri, Della Nur (2026) Kerja Sama antara ShopeeFood dan Pelaku Usaha Kuliner dalam Perspektif Syirkah di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan Daftar Isi)
Della Nur Fitri 2213040158 cover.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Della Nur Fitri 2213040158 Bab 1.pdf - Published Version Download (345kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Della Nur Fitri 2213040158 Bab 3.pdf - Published Version Download (400kB) |
|
|
Text (Bab 5 dan Daftar Pustaka)
Della Nur Fitri 2213040158 bab 5.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Della Nur Fitri 2213040158 .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan platform digital layanan pesan antar makanan seperti shopeefood, telah menciptakan model kemitraan baru antara platform dan pelaku usaha kuliner. Dalam praktiknya, kemitraan ini menimbulkan isu ketidakseimbangan posisi tawar, tingginya potongan komisi, dan penerapan perjanjian baku sepihak yang berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau sistem kerja sama antara ShopeeFood dan pelaku usaha kuliner di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Padang, serta menjelaskan tinjauan konsep syirkah dalam fikih muamalah terhadap sistem kerja sama tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan 11 informan yang merupakan merchant ShopeeFood di Kelurahan Balai Gadang menggunakan teknik snowball sampling serta wawancara dengan pihak shopeefood melaui fitur chat aplikasi shopee, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur fikih muamalah dan referensi relevan lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kerja sama antara ShopeeFood dan merchant dilaksanakan melalui perjanjian baku yang ditetapkan secara sepihak oleh ShopeeFood tanpa ruang negosiasi, dengan komisi berkisar antara 20% hingga 40% per menu, dan seluruh risiko operasional sepenuhnya ditanggung oleh pihak merchant. Ditinjau dari konsep syirkah, kerja sama ini secara formal memiliki unsur syirkah ’inan dengan unsur syirkah abdan, namun dalam pelaksanaannya belum memenuhi prinsip syirkah yang ideal. Terdapat unsur jahalah karena merchant tidak memahami isi perjanjian, kerelaan yang terbentuk bersifat terpaksa (mudhthar), distribusi keuntungan dan risiko yang tidak proporsional sehingga melanggar prinsip al-ghurm bil ghunm dan keadilan(al-adl), serta praktik markup harga yang memberatkan konsumen sehingga prinsip ta’awun dan maslahah musytarakah tidak tercapai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ShopeeFood, Merchant, Akad Syirkah, Fikih Muamalah, Kemitraan Digital |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 05:35 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
