Motif Penggunaan Second Account Instagram di Kalangan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2022 UIN Imam Bonjol Padang

Nasution, Indri Yunita (2026) Motif Penggunaan Second Account Instagram di Kalangan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2022 UIN Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover-daftar isi)
Cover - Daftar isi indrii.pdf - Published Version

Download (958kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I indri.pdf - Published Version

Download (382kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III indri.pdf - Published Version

Download (349kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V - Daftar pustaka indri.pdf - Published Version

Download (365kB)
[img] Text (Full Text)
FULL Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Fenomena penggunaan akun kedua (second account) di Instagram semakin marak di kalangan generasi Z, khususnya mahasiswa. Second account digunakan sebagai ruang ekspresi alternatif yang lebih privat dan bebas dibandingkan akun utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motif sebab (because-of motive) dan motif tujuan (in-order-to motive) penggunaan second account Instagram di kalangan mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam angkatan 2022 UIN Imam Bonjol Padang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang mahasiswa aktif angkatan 2022 yang menggunakan second account Instagram, dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Motif sebab (because-of motive) yang melatarbelakangi penggunaan second account, yaitu: (a) pengalaman mendapat penilaian negatif di akun utama; (b) kebutuhan menjaga privasi dan membatasi audiens; (c) tekanan citra diri dan kebutuhan mempertahankan personal branding di akun utama; serta (d) pengaruh lingkungan pertemanan ( social contagion). Sementara itu, 2). Motif tujuan (in-order-to motive), yaitu: (a) kebebasan berekspresi diri secara autentik; (b) pemanfaatan second account sebagai safe space digital dan mekanisme coping stress; (c) penguatan ikatan sosial dengan inner circle; dan (d) arsip digital personal dan dokumentasi keseharian. Dari perspektif etika Islam, sebagian besar informan masih menjadikan nilai-nilai Islam sebagai referensi normatif meskipun konsistensinya bervariasi, menunjukkan adanya tegangan antara kebebasan digital dan tanggung jawab moral sebagai seorang muslim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Second Account, Instagram, Motif, Fenomenologi Alfred Schutz, Mahasiswa KPI
Subjects: Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 28 Jun 2026 10:37
Last Modified: 28 Jun 2026 10:37
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33662

Actions (login required)

View Item View Item