Jannah, Zahratul (2026) Praktik Pengalihan Sewa Kamar Hotel Hunian di Kota Padang Perspektif Ijarah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
ZAHRATUL JANNAH, NIM 2213040047. COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
ZAHRATUL JANNAH, NIM 2213040047. BAB I.pdf - Published Version Download (464kB) |
|
|
Text (BAB III)
ZAHRATUL JANNAH, NIM 2213040047. BAB III.pdf - Published Version Download (936kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
ZAHRATUL JANNAH, NIM 2213040047. BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (210kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
ZAHRATUL JANNAH, NIM 2213040047. FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitan ini dilatarbelakangi dengan perkembangan sektor pariwisata di Kota Padang mendorong meningkatnya kebutuhan akomodasi, termasuk layanan perhotelan. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan, muncul fenomena baru berupa praktik pengalihan sewa kamar hotel hunian yaitu penyewa pertama yang mengalihkan kamar hotel yang masih tersisa waktu pemanfaatannya kepada pihak lain melalui perantara joki. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum, khususnya terkait kesesuaian praktik pengalihan sewa tersebut dengan prinsip ijarah dalam fikih muamalah, serta regulasi seperti KHES pasal 310. Berdasarkan latar belakang tersebut maka terdapat tiga pertanyaan penelitian, yakni: 1) Bagaimanakah mekanisme praktik pengalihan sewa kamar hotel hunian di kota Padang? 2) Apa faktor penyebab terjadinya praktik pengalihan kamar hotel hunian di kota Padang? 3) Bagaimana perspektif ijarah terhadap mekanisme praktik pengalihan sewa kamar hotel hunian di kota Padang?. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan normative empiris. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi penyewa pertama, penyewa kedua, joki, dan manajemen hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemesanan kamar hotel dilakukan dengan cara memesan sendiri dan menggunakan sendiri, memesan melalui pihak ketiga dan digunakan sendiri atau dialihkan kepada pihak lain tanpa imbalan, dan berdasarkan pengalihan sewa oleh penyewa pertama atau melalui joki disertai dengan imbalan. faktor yang mempengaruhinya seperti faktor ekonomi, praktis dan situasional, kurangnya pengawasan hotel, peran joki dan media sosial. Praktik ini ditinjau dari perspektif ijarah, menurut pengertian praktik pengalihan sewa kamar hotel hunian di Kota Padang adalah ijarah. praktik ini telah memenuhi rukun ijarah, namun belum memenuhi syarat ijarah, karena objeknya bukanlah milik dari penyewa pertama. Selain itu pengalihan dilakukan tanpa izin dari pihak manajemen hotel sebagai mu’jir asli. Hal ini tentunya melanggar KHES pasal 310 selain itu praktik ini fasid atau batal sebab tidak memenuhi syarat dari ijarah, dan meningkatkan resiko gharar serta kerusakan pada objek sewa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ijarah, Pengalihan Sewa, Hotel Hunian, KHES, Fiqh Muamalah. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 28 Jun 2026 07:56 |
| Last Modified: | 28 Jun 2026 07:56 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
